Categories
Uncategorized

Waspadai Penyebab Penyakit Kanker Hati

Penyebab Penyakit Kanker Hati – Kanker hati sering menjadi penyebab kematian. Sekitar 90% pasien kanker hati datang ke dokter dalam kondisi sudah berada di stadium lanjut, sehingga sangat sulit untuk dicari jalan kesembuhannya. Ini terjadi karena pada awalnya kanker hati menunjukkan gejala yang tidak tampak. Dan kanker hati hanya bisa dirasakan disaat sudah menyebar luas.
Kanker hati banyak ditemukan pada orang-orang pengidap virus hepatitis B dan hepatitis C yang kronis. Dimana di dalam darah pengidap kanker hati sering ditemukan adanya gejala virus hepatitis B yang telah sudah lama dan menetap. Sebanyak 65 % penderita kanker hati telah terinfeksi hepatitis B. Sebagian besar orang yang terkena infeksi virus hepatitis B dapat sembuh, sedangkan sebagian kecil berkembang menjadi penyakit radang hati (hepatitis B) menahun. Sekitar 10% hepatitis B menahun berkembang menjadi kanker hati.

DI indonesia terdapat 6-8% orang yang mengidap virus hepatitis B. Tingginya angka penderita ini kemungkinan disebabkan ketidaktahuan masyarakat tentang penyakit dan cara-cara penularannya. Hepatitis B dapat menular kepada orang lain melalui beberapa cara sebagai berikut:
1. Melakukan hubungan seks atau berciuman dengan penderita.
2. Memakai alat-alat kedokteran yang tidak steril atau bekas penderita.
3. Bersentuhan dengan cairan tubuh penderita, baik luka maupu selaput lendir mata dan mulut.
4. Transfusi darah yang mengandung virus hepatitis B
5. Ibu hamil atau menyusui kepada anaknya.

Penyebab Penyakit Kanker Hati

Sama halnya jenis kanker lain, penyebab kanker hati juga belum diketahui secara pasti. Meskipun demikian, ada beberapa faktor resiko yang diduga dapat memperbesar kemungkinan terkena kanker hati.
1. Adanya pengidap HBs Ag atau antigen di dalam darah yang abnormal (saat pemeriksaan darah ditemukan virus hepatitis B).
2. Seorang mengalami penyakit hati kronis, baik dengan HBs Ag positif maupun HBs Ag negatif.
3. Pecandu Alkohol
4. Salah satu anggota keluarganya termasuk penderita pengidap kanker hati primer
5. Di daerah yang ditemukan terinfeksi parasit cacing hati yaitu clonorchis sinensis
6. Sering mengonsumsi makanan yang terkena aflatoksin. Aflatoksin hadir dalam makanan yang telah disimpan berbulan-bulan di udara lembap dan panas. Akhirnya Makanan tersebut telah  ditumbuhi jamur yaitu Aspergillus Flavus yang akan menghasilkan zat karsinogen aflatoksin sehingga dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker hati.

Penyebab Penyakit Kanker Hati

Gejala Kanker Hati

Gejala yang dijumpai pada penderita kanker hati adalah berat badan turun drastis, adanya rasa mual dan muntah-muntah, mata dan kulit akan berwarna kuning, serta terkadang juga disertai dengan demam. Pada penderita kanker hati yang disertai penyakit hati berat, dapat terjadi pendarahan pada saluran pencernaan atas yang akan menyebabkan penderita muntah darah dan warna kotoran saat bab berwarna kehitaman, seperti kopi. Pada sebagian kecil kejadian ditemukan ketegangan didaerah perut secara mendadak dengan disertai adanya rasa nyeri dan sakit yang hebat.

Pemeriksaan

1. Cara paling sederhana untuk pemeriksaan kanker hati adalah dengan cara USG
2. Jika hasil pemeriksaan ada kanker hati maka lakukan biopsi jaringan hati.
3. Pemeriksaan laboratorium untuk menentukan kadar AFP, jika ada peningkatan kadar maka patut dicurigai kanker.

Pencegahan
1. Mencegah penularan hepatitis B dengan berperilaku hidup sehat.
2. Mencegah infeksi hepatitis B dengan melakukan vaksinasi hepatitis B, baik ketika saat masih bayi maupun sudah dewasa.
3. Mengonsumsi makanan segar dan menghindari makanan yang diawetkan atau makanan yang disimpan terlalu lama.
4. Menghindari makanan yang mengandung aflatoksin
5. Menghindari makanan dan minuman yang mengandung alkohol
6. Melakukan pemeriksaan secara berkala, terutam bagi yang beresiko tinggi terkena kanker hati.

Pengobatan

Pengobatan kanker hati dilakukan dengan obat sitostatik, pembedahan dan embolisasi.

Demikian postingan tentang “Waspadai Penyebab Penyakit Kanker Hati Sebelum Telat” semoga ini bermanfaat.. 
Categories
Uncategorized

Waspadai Penyebab Penyakit Kanker Nasofaring

Penyebab Penyakit Kanker NasofaringKanker Nasofaring merupakan kanker yang terdapat pada rongga belakang hidung dan di belakang langit-langit pada rongga mulut. Untuk mendeteksi penyebab kanker nasofaring ternyata sama sulitnya dengan kanker yang lainnya dimana belum diketahui secara pasti apa penyebab kanker nasofaring. Akan tetapi, adanya kanker nasofaring memiliki hubungan erat dengan keberadaan virus epstein bar.
Penyebaran kanker nasofaring telah banyak ditemukan di cina bagian selatan, Thailand, Hongkong, Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Kanker nasofaring jarang ditemukan di ras kulit putih. Kemudian kanker nasofaring termasuk kanker yang dapat diwariskan secara genetik.

Saat ini para ahli masih kesulitan dalam menjelaskan tentang bagaimana awal pertumbuhan kanker nasofaring. Hanya informasi penyebaran kanker yang diketahui dimana kanker ini dapat berkembang di bagian mata, kelenjar leher, telinga dan otak.

Penyebab Penyakit Kanker Nasofaring

Penyebab Penyakit kanker nasofaring
1. Selalu mengonsumsi makan yang terkandung bahan pengawet yang diawetkan dengan cara diasinkan atau diasap.
2. Selalu mengonsumsi minuman dan makanan yang bersifat panas seperti alkohol, mengisap asap minyak tanah, asap rokok, asap kayu bakur, asap candu dan asap obat nyamuk.
3. Terlalu keseringan menghirup udara yang penuh asap
4. Adanya faktor gen yang memiliki garis keturunan pengidap kanker nasofaring.

Gejala Penyakit kanker nasofaring

Karena nasofaring yang terletak jauh dibelakang hidung atau berada di belakang langit-langit rongga mulut akhirnya kanker ini selalu terlambat untuk diketahui, akan tetapi biasanya ada gejala yang bisa dirasakan jika berada stadium dini sebagai berikutL
1. Pada area dalam telinga muncul suara yang berdengung dan serasa penuh tapi tanpa disertai rasa sakit sampai pendengaran berukurang.
2. Hidung mengalami sedikit mimisan tapi dilakukan berulang-ulang dan hidung selalu tersembut lalu pilek.

Pada kondisi yang kronis akan memunculkan gejala berikut.:
1. Adanya pembesaran kelenjar getah bening di leher.
2. Mata juling, mata menonjol keluar dan melihat benda secara ganda.
3. Sakit kepala dan sering nyeri.

Pencegahan kanker nasofaring

1. Munculkanlah lingkungan kerja yang sehat dan usahakan terjadi pergantian udara yang lancar
2. Menghindar dari polusi udara dan zat-zat kimia, seperti asap industri dan asap rokok serta asap lainnya yang akan bisa mengaktifkan virus epstein bar
3. Jangan mengonsumsi makanan yang sudah diawetkan.

Pengobatan untuk kanker nasofaring

Untuk pengobatan bisa dilakukan dengan cara melakukan penyinaran (radioterapi) dan bisa juga melakukan kemoterapi.


Demikianlah penjelasan singkat tentang “Waspadai Penyebab Penyakit Kanker Nasofaring Sebelum Terlambat” 
Categories
Uncategorized

Penyebab dan pencegahan kanker indung telur

Penyebab dan pencegahan kanker indung telur. Kanker indung telur (karsinoma ovarium ) merupakan kanker yang menyerang indung telur atau organ pada wanita yang u. Prognosis tergantung pada tipe kanker stadiunya, tetapi umumnya buruk. Mengapa demikian? karena ternyata ada sebagian besar tumor yang dapat berkembang dan melakukan penyebaran ke organ sekitarnya dengan tanpa jejak atau gejala yang jelas untuk dideteksi. Sehingga kanker indung telur hanya bisa dideteksi pada stadium lanjut. Oleh karena itu, pada stadium lanjut, ada tiga pembagian kanker indung telur:
1. Tumor epitel primer (tumor musinosum, tumor serosum, tumor sel jernih, karsinoma endometrioid, karsinoma berdiferensiasi, tumor brenner). dan jenis tumor dengan insiden yang terbanyak sekitar 85 % dan yang lebih dominan penderita telah berumur 50 tahun atau lebih.
2. Germ cell tumor ( TUmor sinus endodermal, dysgerminoma, teratoma, koriokarsinoma). Dan ini sering terjadi pada wanita muda atau anak-anak.
3. Sex-cord stromal tumor (androblastoma, tumor sel granulosa, fibroma).
Penyebab dan pencegahan kanker indung telur
Kanker Indung Telur
Seperti kanker pada umumnya, yang menyebabkan kanker indung telur ternyata masih belum diketahui dengan pasti, akan tetapi ada beberapa faktor penyebab yang mengakibatkan kanker indung telur:
– Adanya faktor gen dimana pernah menderita kanker payudara, uterus dan indung telur
– belum pernah hamil atau mandul
– Telah berusia 50 tahun keatas
– Telah sering menghirup asap polutan asbestos, talkum dan polutan industri.
– Diet lemak tinggi.
Mendeteksi kanker indung telur memang sulit, dia tumbuh dan berkembang dengan diam-diam tanpa menghadirkan gejala klinis hingga stadium lanjut, namun ada beberapa tanda pada stadium awal dimana penderita akan sering mengalami gangguan perut yang samar-samar. Kemudian tumor akan berkembang dan melakukan perbesaran, lalu akan terjadi gangguan miksi dimana kita akan sering buang air kecil atau sembelit. Ini dikarenakan terdapat tekanan tumor pada vesika urinaria dan rekto-sigmoid, berat badan menuru, panggul terasa tidak enak, terdapat benjolan yang dapat diraba pada dinding perut, perut akan membesar karena ada cairan dalam rongga perut,perut terasa sakit, pendarahan pervaginam, dan bersetubuh terasa sakit. Jika kanker pecah maka terjadi infeksi yang mengakibatkan rasa sakit layaknya sakit apendiksitis. Untuk penderita tumor sel granulosa pada usia muda akan mengalami percepatan pertumbuhan seks sekunder dimana payudara akan membesar dengan kolostrum.
Tentunya kita ingin mengantisipasi hadirnya penyakit ini, disini saya akan menyajikan beberapa langkah yang harus diambil untuk melakukan tindakan pencegahan kanker indung telur.
– Mesti menghindari menggunakan deodoran semprot dan bedak pada area genital seperti selangkangan.
– Terhindar dari polutan industri seperti talkum dan asbestos.
– Jangan mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi.
– Janggan menggunakan kontrasepsi yang mengandung hormon suntikan atau kontrasepsi oral atau pil ketika diriwayat keluarga pernah mengalami kanker indung telur, uterus dan payudara .
– Selalu memeriksakan kesehatan secara berkala.
Demikianlah artikel tentang “Penjelasan tuntas penyebab dan pencegahan kanker indung telur” sekian,
Categories
Uncategorized

Fungsi Karbohidrat Bagi Kesehatan

Karbohidrat atau zat gula adalah sumber kalori utama bagi hampir seluruh penduduk dunia. Selain sebagai sumber kalori yang murah, keberadaan karbohidrat dalam makanan dapat menentukan rasa, warna, tekstur, dan tampilan makanan. Menjaga asupan karbohidrat termasuk salah satu faktor utama untuk mendapat tubuh yang sehat.
fungsi karbohidrat
Karbohidrat untuk Tubuh
Golongan karbohidrat tertentu yang sangat bermanfaat bagi tubuh adalah berupa serat-serat (dietary fibre) yang sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Pada hewan dan tumbuhan, karbohidrat terdapat dalam  bentuk polisakarida, oligosakarida, disakarida, atau monosakarida. Tubuh kita sangat butuh karbohidrat terutama dari jenis monosakarida glukosa sebagai sumber energi tubuh.
Karbohidrat dalam bentuk monosakarida adalah karbohidrat yang paling sederhana. Disakarida terbentuk dari dua monosakarida. Karena berasa manis, beberapa monosakarida dan disakarida disebut zat gula. Jika lebih dari dua monosakarida bergabung maka akan terbentuk oligosakarida. Polisakarida adalah karbohidrat yang paling kompleks, yang terdiri dari banyak sekali monosakarida melalui reaksi polimerasi. 
Sumber bahan makanan yang kaya akan karbohidrat dapat ditemukan pada beras, gandum, jagung, dan umbi-umbian. Rajin mengkonsumsi bahan makanan ini agar kebutuhan karbohidrat anda dapat terpenuhi. Jika kebutuhan karbohidrat dapat terjaga, artinya energi juga dapat terjaga, dan jika kebutuhan energi dapat terpenuhi, maka tentunya kita tubuh kita akan sehat dan dapat melakukan aktivitas dengan baik. Menjaga karbohidrat disini berarti tidak boleh kekurangan atau kelebihan, artinya jagalah karbohidrat tubuh dalam takaran yang pas. Kelebihan atau kekurangan karbohidrat sangat tidak baik bagi tubuh karena menjadi penyebab utama dari timbulnya penyakit-penyakit tertentu, khusus untuk ini akan kita bahas pada ulasan yang lain.
Sekian ulasan tentang Karbohidrat untuk Kesehatan Tubuh, semoga bermanfaat.
Categories
Uncategorized

Hey Ladies, kenali Penyebab Penyakit Kanker Payudara

Penyebab Penyakit kanker payudaraKanker payudara adalah jenis penyakit yang asalnya dari kelenjar, saluran – saluran dan jaringan penunjang payudara, akan tetapi kulit payudara tidak termasuk didalamnya. Biasanya kanker payudara menyerang wanita yang telah berusia 40 tahun, sehingga bisa dikatakan bertambah umur seseorang maka semakin rentan menerima kanker payudara.
Penyebab Kanker Payudara


Faktor Penyebab penyakit kanker payudara
1. Haid yang terlalu cepat pada saat umur kurang dari 10 tahun.
2. Terjadi menopause setelah umur mencapai 50 tahun.
3. Tidak pernah melahirkan anak.
4. Anak pertama disaat umur 35 tahun
5. Enggan menyusui anak bahkan tidak pernah menyusui.
6. Telah melalui proses operasi payudara karena tumor jinak atau ganas
7. Karena keturunan.
8. Pernah menggunakan terapi sulih hormon
9. Pernah menerapkan program KB dengan waktu yang lama
10. Adanya kelebihan berat badan
11. Mengonsumsi makanan yang sudah diawetkan dan berlemak
13. Minum alkohol
14. Perokok pasif dan aktif.
Gejala kanker payudara pada stadium dini
Keberadaan penyakit kanker payudara ini sulit dideteksi karena tidak adanya keluhan atau rasa sakit saat penyakit berada pada stadium dini. Dan untuk salah satu tanda yang dapat diamati, yaitu adanya benjolan yang kecil pada payudara. Kemudian untuk stadium lanjutnya gejalanya sebagai berikut:
1. Apabila diraba maka ternyata terasa ada benjolan di payudara.
2. Apabila diamati secara seksama, ada perbedaan bentuk dan ukuran yang berbeda sebelumnya pada payudara.
3. Terdapat eksim dan luka di payudara dan puting yang tidak kunjung sembuh walau telah diobati.
4. Adanya cairan encer atau darah yang keluar dari puting susu
5. Puting susu mengalami pemuntiran masuk kedalam payudara.
6. Kulit payudara nampak seperti kulit jeruk.
Cara memeriksa kanker payudara
Untuk melakukan pemeriksaan terhadap kanker payudara, kita bisa melakukan pemeriksaan yang sama pada tumor dan dapat dilakukan dengan sendiri yaitu:
1. Pemeriksaan akan mudah jika dilakukan dengan tangan yang basah atau bersabun
2. Perhatikan payudara di depan cermin dan untuk hasil lebih bagus mesti dilakukan tanpa busana dengan posisi kedua lengan lurus kebawah.
3. Perhatikan dengan seksama apa ada benjolan atau perubahan bentuknya.
4. Selanjutnya angkat kedua lengan keatas dan ulangi pemeriksaan sebelumnya.
5. Dengan kedua siku mengarah ke samping, tekanlah telapak tangan yang satu kuat-kuat pada yang lain. Cara ini akan menegangkan otot dada dan perubahan seperti cekungan atau benjolan akan tampak.
7. Pijit atau menekan secara perlahan daerah kemudian perhatikan apakah ada cairan yang keluar dan tidak normal.
8. Kemudian berbaringlah dengan tangan kanan dibawah kepala.
9. Pakailah bantal kecil dibawah punggung kanan.
10. Rabalah seluruh permukaan payudara kanan menggunakan tangan kiri dengan gerakan memutar dan perhatikan jika ada benjolan yang mencurigakan. Cara meraba adalah dengan tiga ujung jari tengah tangan kiri yang dirapatkan. Lakukan gerakan memutar dengan tekanan lembut tapi mantap, yang dimulai dari pinggir mengikuti arah jarum jam.
11. Lakukan hal yang sama seperti no. 9 tetapi dengan tangan kiri dibawah kepala dan tangan kanan meraba payudara kiri.
12. Beri perhatian khusus pada seperempat bagian payudara kanan dan kiri atas, karena dibagian itulah sering ditemukan adanyan tumor payudara.
Untuk penggunaan program SADARI ini hanya bisa dilakukan sebulan sekali dengan rutin setelah haid.
Cara mencegah kanker payudara
1. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi.
2. Jaga kesehatan dan rajin mengonsumsi sayur dan buah.
3. Jangan menggunakan kontrasepsi yang mengandung hormon seperti pil dan suntik KB.
4. Lebih konsultasi kepada dokter kanker jika ingin mengonsumsi obat-obatan yang berhormon.
5. Segera melakukan pemeriksaan payudara secara sendiri dengan teratur.

Demikianlah informasi tentang “Hey Ladies, kenali Penyebab Penyakit Kanker Payudara” 
Categories
Uncategorized

Kandungan Lidah Buaya Ampuh Melawan Kanker

(Zakapedia). Beberapa kandungan lidah buaya (Aloe vera) terbukti ampuh untuk melawan penyakit kanker. Hal ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Dr. Lawrence C. Plaskett, seorang ahli kimia, yang hasilnya menemukan bahwa “Kinerja substansi yang terdapat dalam lidah buaya mengaktivasi dan memicu respons kekebalan. Itulah yang menegaskan peran penting lidah buaya secara ilmiah bagi tubuh.”. Oleh karena berperan memicu sistem kekebalan tubuh sebagai respons terhadap antigen (elemen asing dalam tubuh), lidah buaya paling berpotensi untuk perawatan penderita kanker. Sejumlah penelitian dalam 30 tahun terakhir, memperlihatkan bahwa lidah buaya memiliki efek antikanker yang mengagumkan. Lidah buaya mempercepat respons kekebalan tubuh terhadap sel-sel kanker, membantu mempersempit ruang gerak penyebab kanker sehingga tubuh mampu merevitalisasi diri melawan sel-sel kanker. Menurut Dr. Robert Davis, lidah buaya adalah satu-satunya substansi di dunia yang paling cepat menembus masuk ke dalam pori dan sel, 5 kali lebih cepat daripada air. Dengan cepat pula, nutrisi yang masuk ke dalam sel-sel menghentikan aliran racun.

Kandungan Lidah Buaya Ampuh Melawan Kanker
Lidah Buaya (Aloe vera)
Mengapa lidah buaya bisa seperti itu? Penelitian membuktikan, kandungan kimiawi dalam lidah buaya dapat membantu pembentukan sistem kekebalan tubuh.
  • Ada 23 jenis polipeptida yang berperan sebagai stimulan, mengontrol seluruh kerja fungsi kekebalan terhadap penyakit dan disorder.
  • Sebanyak 20 jenis polisakarida dalam Iidah buaya meningkatkan kerja sel-sel darah putih, meningkatkan produksi sel T si pembunuh serta interferon, dan secara kimiawi juga mempercepat aktivitasnya. Satu jenis polisakarida, acelated mannose, bahkan sudah dipatenkan di Eropa untuk menstimulasi kekebalan tubuh pada penderita AIDS.
  • Lectin dan emodin. senyawa kimia anti-tumor dalam lidah buaya, mampu menghancurkan tumor kanker ganas.
Jika dilakukan terapi dengan cara radiasi atau kemoterapi terhadap penderita kanker, lidah buaya akan membantu meminimalisasi kerusakan pada tubuh yang disebabkan oleh kedua terapi tersebut. Radiasi dan kemoterapi sendini mengakibatkan rusaknya sel-sel yang sehat-khususnya sel-sel kekebalan-yang ironisnya sangat diperlukan dalam proses penyembuhan. Lidah buaya memungkinkan tubuh melakukan penyembuhan sendiri dengan cara: memicu sistem kekebalan, mengecilkan tumor, mengurangi metastasis sehingga kanker tidak menyebar dan sel-sel baru yang sehat mulai terbentuk.

Sekian uraian tentang Kandungan Lidah Buaya dapat Melawan Kanker, semoga bermanfaat.

Referensi:

  • Ir. Rostita. 2008. Berkat Lidah Buaya; Sehat, Cantik dan Penuh Vitalitas. Bandung: Qanita.
Categories
Uncategorized

Apa itu Penyakit Gagal Ginjal?

(Zakapedia). Apa itu Penyakit Gagal Ginjal? Gagal ginjal adalah kelainan ginjal yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya (sebagai alat penyaring darah). Ada dua macam gagal ginjal yaitu gagal ginjal yang bersifat sementara dan gagal ginjal tetap. Penderita gagal ginjal sementara dapat ditolong dengan cuci darah secara berkala. Dengan menggunakan alat yang disebut dialisator darah dari penderita dikeluarkan dari arteri (tabung atas), melewati perangkap gelembung, dan masuk ke dalam ginjal tiruan. 

Darah yang sudah dimurnikan keluar dari ginjal buatan (bawah), dan dikembalikan ke urat dalam lengan (tabung bawah). Penderita gagal ginjal tetap dapat ditolong dengan mencangkok ginjal. Ginjal sakit yang dimiliki penderita biasanya diambil. Arteri dan uratnya diikat (agar putus hubungan), kecuali cabang yang berhubungan dengan kelenjar adrenal. Kemudian ginjal yang sakit tersebut diganti ginjal yang sehat dari donor yang sesuai.
Penyakit Gagal Ginjal
Sekian uraian tentang Apa itu Penyakit Gagal Ginjal?, semoga bermanfaat.
Categories
Uncategorized

Pengertian Sehat: Apa itu Sehat?

(Zakapedia). Tahukah Anda pengertian sehat? Apa itu sehat? Istilah sehat dalam kehidupan sehari-hari sering dipakai untuk menyatakan bahwa sesuatu dapat bekerja secara normal. Bahkan benda mati pun seperti kendaraan bermotor atau mesin, jika dapat berfungsi secara normal, maka seringkali oleh pemiliknya dikatakan bahwa kendaraannya dalam kondisi sehat. Kebanyakan orang mengatakan sehat jika badannya merasa segar dan nyaman. Bahkan seorang dokterpun akan menyatakan pasiennya sehat manakala menurut hasil pemeriksaan yang dilakukannya mendapatkan seluruh tubuh pasien berfungsi secara normal. Namun demikian, pengertian sehat yang sebenarnya tidaklah demikian.

Pengertian sehat menurut UU Pokok Kesehatan No. 9 tahun 1960, Bab I Pasal 2 adalah keadaan yang meliputi kesehatan badan (jasmani), rohani (mental), dan sosial, serta bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacat, dan kelemahan. Pengertian sehat tersebut sejalan dengan pengertian sehat menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1975 sebagai berikut: Sehat adalah suatu kondisi yang terbebas dari segala jenis penyakit, baik fisik, mental, dan sosial. Batasan kesehatan tersebut di atas sekarang telah diperbaharui bila batasan kesehatan yang terdahulu itu hanya mencakup tiga dimensi atau aspek, yakni: fisik, mental, dan sosial, maka dalam Undang- Undang N0. 23 Tahun 1992, kesehatan mencakup 4 aspek, yakni: fisik (badan), mental (jiwa), sosial, dan ekonomi. Batasan kesehatan tersebut diilhami oleh batasan kesehatan menurut WHO yang paling baru.

Pengertian kesehatan saat ini memang lebih luas dan dinamis, dibandingkan dengan batasan sebelumnya. Hal ini berarti bahwa kesehatan seseorang tidak hanya diukur dari aspek fisik, mental, dan sosial saja, tetapi juga diukur dari produktivitasnya dalam arti mempunyai pekerjaan atau menghasilkan sesuatu secara ekonomi. Bagi yang belum memasuki dunia kerja, anak dan remaja, atau bagi yang sudah tidak bekerja (pensiun) atau usia lanjut, berlaku arti produktif secara sosial. Misalnya produktif secara sosial-ekonomi bagi siswa sekolah atau mahasiswa adalah mencapai prestasi yang baik, sedang produktif secara sosial-ekonomi bagi usia lanjut atau para pensiunan adalah mempunyai kegiatan sosial dan keagamaan yang bermanfat, bukan saja bagi dirinya, tetapi juga bagi orang lain atau masyarakat.
Keempat dimensi kesehatan tersebut saling mempengaruhi dalam mewujudkan tingkat kesehatan seseorang, kelompok atau masyarakat. Itulah sebabnya, maka kesehatan bersifat menyeluruh mengandung keempat aspek. Perwujudan dari masing-masing aspek tersebut dalam kesehatan seseorang antara lain sebagai berikut:
  1. Kesehatan fisik terwujud apabila sesorang tidak merasa dan mengeluh sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara objektif tidak tampak sakit. Semua organ tubuh berfungsi normal atau tidak mengalami gangguan.
  2. Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 komponen, yakni pikiran, emosional, dan spiritual.  Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran.
  3. Kesehatan sosial terwujud apabila seseorang mampu berhubungan dengan orang lain atau kelompok lain secara baik, tanpa membedakan ras, suku, agama atau kepercayan, status sosial, ekonomi, politik, dan sebagainya, serta saling toleran dan menghargai.
  4. Kesehatan dari aspek ekonomi terlihat bila seseorang (dewasa) produktif, dalam arti mempunyai kegiatan yang menghasilkan sesuatu yang dapat menyokong terhadap hidupnya sendiri atau keluarganya secara finansial. Bagi mereka yang belum dewasa (siswa atau mahasiswa) dan usia lanjut (pensiunan), dengan sendirinya batasan ini tidak berlaku. Oleh sebab itu, bagi kelompok tersebut, yang berlaku adalah produktif secara sosial, yakni mempunyai kegiatan yang berguna bagi kehidupan mereka nanti, misalnya berprestasi bagi siswa atau mahasiswa, dan kegiatan sosial, keagamaan, atau pelayanan kemasyarakatan lainnya bagi usia lanjut.

Sekian uraian materi tentang Pengertian Sehat: Apa itu Sehat?, semoga bermanfaat.

Categories
Uncategorized

Mengenal Penyakit Kanker dan Penyebabnya

(Zakapedia). Apa itu penyakit kanker? Apa yang menyebabkan munculnya kanker? Kanker (Cancer) adalah suatu penyakit yang menunjukkan gejala muncunlnya jaringan tidak normal. Penyebabnya dapat datang karena serangan virus, atau pengaruh zat karsinogen (zat penyebab kanker). Beberapa zat warna sintesis, seperti zat rodomin-B yang diberikan untuk pewarna makanan dapat menyebabkan kanker hati dan ginjal, bila dikonsumsi secara berlarut-larut dalam jumlah banyak. Tumor ganas disebut kanker, yaitu pertumbuhan jaringan tidak normal dalam waktu singkat dapat membesar.
Sel kanker dengan Mikroskop
Virus dapat menyebabkan kanker, jika DNA-virus mampu mempengaruhi DNA-sel inang untuk membentuk jaringan tidak normal. Tubuh dapat mencegah terjadinya kanker, jika dalam tubuh terdapat protein viral, yaitu protein yang mampu mengendalikan aktifitas DNA-virus yang berada di dalam sel inangnya sehingga tidak menimbulkan kanker.  Misalnya, kutil merupakan jenis kanker lunak pada kulit, yang disebabkan oleh virus dari jenis Papilomaviruses. Tetapi, bila keberadaan protein viral dapat mempengaruhi aktivitas DNA-inang untuk menghasilkan sel-sel kanker. Pada beberapa kasus, virus penyebab kutil yang diderita oleh seorang wanita dapat menyebar ke jaringan lain dan menyebabkan kanker rahim, bila protein viral.
Sekian materi mengenai Mengenal Penyakit Kanker dan Penyebabnya, semoga bermanfaat.
Categories
Uncategorized

Penyakit pada Sistem Pencernaan Manusia

(Zakapedia). Sistem pencernaan manusia terdiri atas saluran dan kelenjar pencernaan. Saluran pencernaan adalah saluran yang dilalui bahan makanan. Kelenjar pencernaan adalah bagian yang mengeluarkan enzim untuk membantu mencerna makanan. Saluran pencernaan meliputi mulut, kerongkongan (esofagus), lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Kelenjar pencernaan antara lain terdapat di lambung, usus halus, pankreas, dan hati. Beberapa kelainan dan penyakit yang dapat terjadi pada alat-alat sistem pencernaan manusia antara lain: 
Penyakit Sistem Pencernaan

Parotitis

Penyakit gondong yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang kelenjar air ludah di bagian bawah telinga, akibatnya kelenjar ludah menjadi bengkak atau membesar.

Xerostomia

Xerostomia adalah istilah bagi penyakit pada rongga mulut yang ditandai dengan rendahnya produksi air ludah. Kondisi mulut yang kering membuat makanan kurang tercerna dengan baik. 

Tukak Lambung

Tukak lambung terjadi karena adanya luka pada dinding lambung bagian dalam. Makan secara teratur sangat dianjurkan untuk mengurangi-resiko timbulnya tukak lambung.

Appendiksitis

Appendiksitis atau infeksi usus buntu, dapat merembet ke usus besar dan menyebabkan radang selaput rongga perut. 

Diare 

Diare adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri maupun protozoa pada usus besar. Karena infeksi tersebut, proses penyerapan air di usus besar terganggu, akibatnya feses menjadi encer. 

Konstipasi 

Konstipasi atau sembelit terjadi akibat penyerapan air yang berlebihan pada sisa makanan di dalam usus besar. Akibatnya feses menjadi sangat padat dan keras sehingga sulit dikeluarkan. Untuk mencegah sembelit dianjurkan untuk buang air besar teratur tiap hari dan banyak makan sayuran atau buah-buahan.
Sekian materi tentang Penyakit pada Sistem Pencernaan Manusia, semoga bermanfaat.