Categories
Uncategorized

Kanker Otak Stadium 1, Sebuah tanda dan penyebab

Kanker Otak Stadium 1, Sebuah tanda dan penyebab | Kanker otak adalah satu diantara sekian banyak penyakit kronis yang target serangannya otak. Oleh karena itu mesti hati-hati terhadap kanker otak, dimana akan terjadi perkembangbiakan sel-sel tubuh secara abnormal, sehingga dapat mengakibatkan kehilangan atau kerusakan fungsi tubuh.
Penyakit kanker otak dikatakan kronis sebab kanker menyerang organ yang paling penting dalam mengatur tubuh secara langsung yaitu otak. Oleh sebab itu, berdasarkan bahaya dari kanker otak maka sebaiknya kita butuhkan sebuah langkah yang tepat untuk mengetahui gejala kanker otak stadium 1 secara dini, sebagai upaya menelusuri kanker otak secara cepat agar ada tindakan pencegahan secara dini.
Kanker Otak Stadium 1, Sebuah Gejala dan penyebab
Kanker otak stadium 1 umumnya belum mengeluarkan gejala kanker otak secara signifikan. Kemudian kanker otak termasuk penyakit yang sulit diatasi, sehingga dibutuhkan pengetahuan tentang gejala atau tanda kanker otak stadium 1. Adapun gejala yang dimunculkan oleh yaitu rasa mual yang disertai dengan sakit kepala. Ketika anda terkena kanker otak maka wajarlah jika terjadi rasa sakit pada area kepala.
Kemudian jika terjadi penurunan kemampuan penglihatan di usia muda atau usia yang masih muda maka akan terserang gangguan penglihatan atau bisa menjadi gejala kanker otak stadium 1.
Pada tahap awal, gejala kanker otak stadium 1 ditandai dengan seringnya penderita secara tiba-tiba pingsan atau kehilangan kesadaran. Walaupun, pingsan adalah sesuatu yang wajar terjadi jika keadaan tubuh sedang kelelahan, kondisi terkejut atau ketidaksiapan. Hanya saja, jika pingsan secara tiba-tiba maka pingsan itu hendak diwaspadai. Bisa saja terjadi gangguan saraf yang mengakibatkan terjadi kesusahan dalam memfungsikan atau menggerakkan anggota tubu seperti kondisi yang sulit berjalan.
Nah, yang terpenting dalam mencegah kanker otak stadium 1 yaitu selalu menjalani pola hidup yang sehat, semisal menjaga pola asupan makan, tidak merokok, rajin berolahraga dan mengonsumsi minuman yang beralkohol sehingga bisa menimbulkan sel kanker. Di sisi lain, perbanyak mengonsumsi air mineral, sayur yang kaya akan antioksidan dan buah, agar aliran darah bisa lancar dari dan menuju otak. Kemudian tetap ingat agar menghindar dari paparan radiasi dengan cara jangan terlalu sering menggunakan ponsel.
Kanker Otak Stadium 1, Sebuah tanda dan penyebab
Demikianlah informasi tentang Kanker Otak Stadium 1, Sebuah Gejala dan Penyebab. Semoga bermanfaat.
Categories
Uncategorized

Kanker Kulit, Ciri-ciri dan Gejalanya

Kanker Kulit, Ciri-ciri dan Gejalanya | Kanker kulit merupakan jenis kanker yang sering menyerang seseorang dengan pigmen kulit putih. Hanya saja, hal tersebut tidak memungkinkan untuk seseorang yang berkulit gelap bisa saja terkena kanker kulit. Penyakit ini bisa timbul karena didasari adanya sinar ultraviolet yang terpapar di kulit. Tentunya, seseorang yang memiliki kulit putih akan lebih beresiko terkena kanker kulit, karena orang kulit putih mempunyai pigmen kulit yang lebih rendah dari orang yang berkulit hitam untuk berlindung dari sinar ultraviolet. Saat ini, penyakit tersebut semakin banyak terjadi karena diiringi adanya cuaca yang ekstrem, gejala pemanasan global, oleh karena itu mesti kita bisa mengenal tentang kanker kulit. Supaya kita bisa terhindar dari kanker pada kulit, maka kita harus mengenali ciri-ciri dan gejala kanker kulit agar kanker kulit bisa diatasi secara dini, karena sebenarnya untuk mendeteksi apakah kita terkena kanker pada kulit itu sangat sulit, sehingga tiba nantinya ada ciri-ciri yang muncul maka pada saat itu kita sudah terkena kanker pada kulit, akan tetapi anda tidak perlu khawatir untuk mengetahui kanker kulit, cukup anda menafsirkan sendiri gejala-gejala yang muncul kanker pada kulit.
Kanker Kulit, Ciri-ciri dan Gejalanya
Kanker Kulit, Ciri-ciri dan Gejalanya
Ciri-ciri dan gejala kanker pada kulit.
Kanker pada kulit memiliki ciri-ciri yang ada pada kulit luar yaitu adanya tompel atau benjolan atau tumor yang ada pada permukaan kulit, berikut ciri-ciri dan gejala kanker kulit:
1. Memiliki bentuk benjolan yang asimetris dan kurang beraturan dimana bentuk kanan dan kirinya terlihat tidak sama besar.
2. Adanya batas benjolan yang bentuknya tidak rata dan memiliki tekstur yang kasar.
3. Benjolan mempunyai warna yang bergradasi atau tidak rata seperti warna cokelat muda, warna gelap ditengah sampai ke batas tepinya.
4. Memiliki besar benjolan yang kurang wajar dibanding ukuran pensil.
5. Memiliki bentuk yang selalu berubah-ubah, jika diamati dengan teliti, benjolan yang ada di permukaan kulit anda akan berubah sewaktu-waktu mulai dari perubahan warna sampai pada perubahan ukuran
6. Benjolan mulai dirasakan sangat gatal atau sakit jika terjadi sentuhan.
gejala kanker kulit
Demikianlah artikel kesehatan tentang Kanker Kulit, Ciri-ciri dan Gejalanya | Semoga artikel kesehatan bisa bermanfaat.
Categories
Uncategorized

Kanker Otak Stadium 2 Bisa Sembuh

Kanker Otak Stadium 2 Bisa Sembuh | Apa itu kanker otak stadium 2? Kanker otak stadium 2 merupakan Tingkatan pada kanker otak yang bisa dikatakan parah, tapi masih ada kemungkinan pada kanker otak stadium 2 bisa sembuh. Kanker otak sangat berbahaya sebab menyerang organ vital dalam tubuh kita. Oleh karena itu, jangan remehkan kanker otak, lakukan tindakan pencegahan kanker otak sebelum terlambat, jangan mau mengobati kanker otak jika sudah berada pada kanker otak stadium akhir.

Kanker Otak Stadium 2 Bisa Sembuh

Jika anda menderita kanker otak stadium 2 maka segera lakukan tindakan pencegahan, karena di fase kanker otak stadium 2 inilah yang menjadi tolak ukur berhasilnya kelangsungan hidup pada penderita kanker otak. Jika tingkatan kanker otak anda semakin meningkat pada kanker otak stadium 3 maka kemungkinan anda tidak akan selamat, dan segera mungkin akan beralih ke kanker otak stadium akhir.
Kanker Otak Stadium 2 Bisa Sembuh
Untuk mengantisipasi kanker otak sampai pada stadium akhir maka hentikan pada kanker otak stadium 2, karena di fase kanker otak stadium 2 bisa sembuh dari kanker otak, dengan mengalami penurunan stadium sampai ke kanker otak stadium 1, selanjutnya bisa sembuh dari penyakit kanker otak. Adapun cara kanker otak stadium 2 bisa sembuh yaitu dapat melakukan perawatan khusus kanker otak stadium 2 sebagai berikut:
1. Berupaya melakukan pembedahan otak di rumah sakit kanker dengan dokter yang berpengalaman tentang kanker otak, hal ini dianjurkan kepada dokter kanker otak yang berpengalaman supaya tidak terjadi infeksi dan pendarahan setelah pembedahan
2. mengupayakan terapi secara teratur dengan kemoterapi atau terapi radiasi. Hanya saja kedua upaya ini pada penderita kanker otak stadium 2 akan terkena iritasi pada kulit kepala yang akhirnya membuat kebotakan dengan diikuti rasa mual, lelah dan muntah.
3. Secara teratur mengonsumsi obat-obatan yang khusus kanker otak stadium 2 dan dengan tepat waktu.
4. Menurut penelitian pernah dilakukan oleh Dr Greg Harper dari Council for scientific and industrial research organization, menerangkan bahwa kanker otak stadium bisa sembuh dengan melakukan pengobatan lewat mengonsumsi turang rawan sapi, sebab tulang rawan sapi bermanfaat menghambat adanya pertumbuhan pembuluh darah, kemudian menyalurkan makanan menuju otak. Penelitan ini telah dibuktikan oleh Pusat Studi Satwa Primata Lembaga Penelitian Institut Pertanian Bogor, oleh Drh Dondin Sajuthi PhD dengan menggunakan ekstrak tulang rawan ikan hiu mengakibatkan pertumbuhan sel pembuluh darah akan turun hingga 83 %
4. Jangan lupa berdoa untuk kesembuhan kepada Tuhan agar fase kanker otak stadium 2 bisa sembuh dan dilalui dengan mudah.
Kanker Otak Stadium 2 Bisa Sembuh
Demikianlah informasi tentang Kanker Otak Stadium 2 Bisa Sembuh, Peluang untuk bisa sembuh dari kanker otak pada fase kanker otak stadium 2, Oleh karena itu tetaplah berusaha agar kanker otak stadium 2 bisa sembuh.
Categories
Uncategorized

Gejala Kanker Paru-Paru, penyebab dan pencegahannya

Gejala Kanker Paru-Paru, penyebab dan pencegahannya | Kanker Paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian. Kanker paru-paru menyerang pada organ pernapasan seperti paru-paru. Oleh karena itu, agar kita tidak terserang oleh kanker paru-paru, maka sebaiknya kita mesti tahu seperti apa gejala kanker paru-paru dan penyebabnya? Mudah-mudahan dengan mengetahui gejala kanker paru-paru dan penyebabnya maka kita bisa melakukan tindakan pencegahan secara cepat. Berikut Gejala Kanker Paru-paru dan penyebabnya:

Gejala Kanker Paru-Paru, penyebab dan pencegahannya

Gejala Kanker Paru-Paru
Kita sangat kesusahan dalam mendeteksi kanker paru-paru, biasanya kita baru mengetahui bahwa paru-paru kita terserang kanker setelah kondisinya sudah memburuk. Meskipun kita tidak bisa mendeteksi secara langsung, ada sebuah jalan dimana kita bisa mengetahui kanker paru-paru, dengan cara mengetahui gejala kanker paru-paru sebagai berikut:
– Mengalami batuk secara terus menerus
– Mengalami perubahan batuk menjadi batuk kronis.
– Area dada terasa nyeri saat batuk ataupun tertawa.
– Nafas menjadi bengek dan pendek seperti orang yang terkena asma.
– Muncul dahak berdarah dan bertambah banyak darahnya.
– Sering terkena infeksi yang terjadi secara berulang, misalnya bronkitis dan radang paru.
– Suara parau atau serak.
– Ujung jari menjadi besar dan terasa sakit.
– Berat badan akan menurun dan akan kehilangan nafsu makan.
– Ketidaknormalan dada pada laki-laki.
– Kondisi perasaan sering berubah-ubah, lesu, emosi yang tidak stabil, dan depresi.
– Rasa nyeri pada area tulang.
– Selalu sakit kepala.
Selain kita harus mengetahui gejala kanker paru-paru, kita juga mesti mengetahui faktor penyebab kanker paru-paru. Berikut penyebab kanker paru-paru:
gejala kanker paru-paru
Asap rokok dapat menjadi peyebab utama yang mesti bertanggung jawab mengenai kanker paru-paru. Hanya penyebab ini masih terus dipertanyakan karena ada juga penderita kanker paru-paru yang bukan perokok.
Menurut Dokter bahwa asa rokok akan mengakibatkan kerusakan pada sel paru-paru, seiring bertambahnya waktu maka hal tersebut dapat memicu sel bekerja tidak sesuai dengan seharusnya sehingga terjadilah mutasi sel dan muncullah kanker.
Beberapa faktor penyebab terjadinya kanker paru-paru antara perokok aktif dan pasif, seseorang yang pernah terkena gas radon dengan kadar tinggi, sering terkena partkel asbes, memiliki sejarah keluarga yang pernah terkena kanker paru-paru, terlalu banyak mengonsumsi alkohol.
Adapun cara menjaga diri agar terhindar dari kanker paru-paru yaitu sebagai berikut:
Hindarilah merokok, Dr Edelman menerangkan bahwa tidak ada batasan yang aman ketika orang merokok, karena semakin banyak rokok yang dihisap maka semakin besar terjadi kerusakan paru-paru sehingga menimbulkan kanker paru-paru.
jagalah kebersihan udara, tentunya udara yang bersih akan menurunkan resiko kanker paru-paru, dimana benda asing dari udara tidak akan mudah masuk dalam tubuh seperti asap motor dan pembakaran kayu atau sampah.
Rajinlah berolahraga, dengan banyak melakukan olahraga maka tubuh akan menjadi bugar, ketika badan sudah bugar maka paru-paru dan organ yang lain juga ikut terjaga karena dengan olahraga akan memperlancar suplai oksigen.
Meningkatkan udara di dalam ruangan, pada dasarnya udara dalam ruangan dapat memengaruhi kesehatan paru-paru, untuk itu usahakan anda berada pada ruangan yang memiliki ventilasi dan terhindar dari penyegar ruangan yang terbuat dari bahan kimia.
Mengonsumsi makanan yang cocok untuk tubuh, dari hasil riset Dr Edelmen menemukan bahwa sayuran bagus untuk mengatasi kanker paru-paru karena memiliki kandungan yang kaya akan antioksidan dan memiliki efek perlindungan.
Gejala Kanker Paru-Paru, penyebab dan pencegahannya
Menggunakan alat pengaman ketika saat bekerja, pekerjaan yang berdebu akan meningkatkan resiko terserang kanker paru-paru, oleh karena itu gunakanlah masker agar terhindar dari kanker paru-paru.
Menggunakan produk yang akan dari bahan kimia, kita mesti berhati-hati dalam memiliki produk untuk kebutuhan rumah tangga, jangan sampai anda memakai produk yang berbahan dasar minyak atau produk yang mudah menguap, dan hindarilah penggunaan amoniak.
Demikianlah informasi kesehatan tentang Gejala Kanker Paru-Paru, penyebab dan pencegahannya. Semoga apa yang diterangkan diatas mengenai Gejala Kanker Paru-Paru, penyebab dan pencegahannya dapat bermanfaat. Sekian
Categories
Uncategorized

Apa itu Kanker Serviks, Gejala dan Penyebabnya

Apa itu Kanker Serviks, Gejala dan Penyebabnya | Kanker serviks adalah penyakit kanker ganas yang dibentuk dalam jaringan serviks dimana jaringan serviks itu organ yang mengubungkan vagina dengan uterus. Ada banyak jenis kanker serviks dan jenis yang umumnya dikenal squamos cell carcinoma (SCC), dimana 80 sampai 85 persen yaitu dari seluruh jenis kanker serviks. Adapaun faktor penyebab timbulnya kanker serviks yaitu karena adanya Human Papilloma Virus (HPV).
Adapun jenis-jenis kanker serviks misalnya small cell carcinoma, adenosquamous, melanoma, adenosarcoma, adenocarcinoma, dan lymphoma yang merupakan jenis kanker serviks yang sangat langka dimana tidak berhubungan Human Papiloma Virus.
Gejala-Gejala Penyakit Kanker Serviks
Apa saja gejala-gejala penyakit kanker serviks?? Nah, untuk melakukan pencegahan kanker serviks secara maka perlu untuk mengetahui gejala-gejala kanker serviks, jika gejala kanker serviks sudah ditemukan maka segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk bisa diberikan cara untuk mencegah kanker serviks. Berikut beberapa gejala-gejala yang bisa dijadikan petunjuk munculnya kanker serviks.
  • Mengalami sakit punggung
  • Terjadinya pendarahan pada vagina
  • Air kencing yang mengeruh dan merasakan sakit ketika buang air kecil
  • Terjadi konstipasi yang kronis dan kekembungan pada perut meskipun dalam kondisi kosong.
  • Merasakan nyeri ketika mengalami keputihan dan sedang berhubungan seks
  • Membengkaknya salah satu kaki
  • Terjadinya kebocoron feses atau uring dari vagina.

Penyebab Kanker Serviks dan siapa saja yang rentan terserang kanker serviks
Terjangkiti Human Papilloma Virus merupakan salah satu faktor utama mengakibatkan penyakit kanker serviks, adapun penularan virus HPV disebabkan karena melakukan hubungan seks, baik anal maupun oral.
Kemudian siapa saja yang rentan terkena penyakit kanker serviks yaitu para wanita yang melakukan seks lebih dari satu pasangan. Dan bagi wanita yang berhubungan seks tanpa memakai pelindung sebelum 16 tahun maka akan mudah terserang penyakit kanker serviks.
Walaupun banyak vaksin yang sudah dikembang tetapi tetap saja HPV menjadi pembunuh yang paling efektif dari 70 sampai 85 persen yang terserang kanker serviks. kemudian vaksin HPV ini digunakan untuk anak perempuan sampai dewasa dari umur 9 sampai 26 tahun, karena vaksin hanya bisa bekerja sebelum terkena infeksi virus HPV.
Cara mengetahui anda telah terserang penyakit kanker serviks
Secara medis, anda bisa mendeteksi kehadiran kanker serviks menggunakan alat-alat medis yaitu melakukan tes skrining kanker serviks, memerlukan biopsi dari serviks melalui colposcopy, untuk proses diagnosis lanjutan maka meliputi adanya prosedur loop elevtrical excision procedure (LEEP), biposies dan cone bipsies.
Apa itu Kanker Serviks, Gejala dan Penyebabnya
Demikianlah informasi kesehatan tentang Apa itu Kanker Serviks, Gejala dan Penyebabnya. Untuk melakukan pencegahan dari kanker serviks sebaiknya anda mesti melakukan pendeteksian secara dini. Pada tahap stadium 1 kanker serviks masih dapat diberikan pengobatan melalui bedah konservatif untuk perempuan yang masih ingin tetap menjaga kesuburan, dan pada tahap stadium 1 kanker serviks masih dapat dicegah lewat pengangkatan kelenjar getah bening pada sekitar uterus. Semoga bermanfaat.
Categories
Uncategorized

Mengenal Penyebab dan Gejala Kanker Payudara

Mengenal Penyebab dan Gejala Kanker Payudara | Kanker Payudara adalah penyakit yang disebabkan karena adanya sel ganas (kanker) yang berada pada jaringan payudara. Sel-sel kanker biasanya hadir pada saluran atau lobula payudara. Sel-sel kanker dapat tersebar di antara organ atau jaringan yang ada dan mengarah pada bagian tubuh lainnya.

Mengenal Penyebab dan Gejala Kanker Payudara

Kanker Payudara menjadi penyebab kematian yang kedua terbesar bagi perempuan saat ini. Di Negara Singapura, 1 dari 16 perempuan akan terdiagnosis menderita kanker payudara di masa hidupnya. Perempuan etnis Cina mempunyai resiko yang lebih tinggi dibanding dengan etnis india atau melayu sekitar 10 persen sampai 20 persen. Kejadian tertinggi terjadi di kelompok usia 55-59 tahun. Resiko terserang kanker payudara meninggi seiring bertambahnya umur. Kabar baiknya saat ini adalah banyak perempuan kini telah mampu melawan kanker payudara dengan cara melakukan pendeteksian secara dini serta meningkatkan kualitas pengobatan.
Apa Penyebab kanker payudara?
Ada beberapa Faktor penyebab pemicu kanker payudara yang masih belum dapat diketahui. Tetapi faktor penyebab kanker payudara bisa didapatkan dari informasi sejarah keluarga yang pernah menderita kanker payudara, dan siklus menstruasi yang terlalu dini, atau kemungkinan ada faktor resiko kanker payudara lainnya. Karena sangat sulit untuk buktikan secara pasti, namun yang harus diketahui bahwa semua orang memiliki potensi terkena kanker payudara, khususnya disaat kita sudah berusia 40 tahun atau lebih dari usia itu. Walaupun faktor penyebab kanker payudara masih belum diketahui, akan tetapi diperlukan pendeteksian dini lewat pemeriksaan payudara secara teratur.
Mengenal Penyebab dan Gejala Kanker Payudara
Gejala-gejala atau tanda-tanda Kanker Payudara
Kanker payudara memang sulit dihindari karena kita tidak mengetahui resiko pemicu kanker payudara, sehingga terkadang pencegahannya selalu terlambat, dan akhirnya kita sudah menemukan gejala-gejala atau tanda-tanda fisik terkena kanker payudara pada tubuh kita. Berikut Gejala-gejala atau tanda-tanda kanker payudara:
  • Ada Benjolan yang tidak dirasakan sakitnya pada payudara
  • Payudara akan Gatal dan menimbulkan ruam secara terus menerus di sekitar puting payudara.
  • Terjadinya Pendarahan dan keluarnya cairan dari puting yang tidak lazim 
  • Kulit payudara akan membengkak dan menebal
  • Kulit payudara akan mengkerut atau biasanya berbentuk cekung
  • Puting melesak ke dalam

Bagaimana cara mendiagnosa kanker payudara?
Pemeriksaan Klinis kanker payudara, jika ditemukan benjolan, keluarnya cairan yang tak biasa dari puting, atau adanya perubahan payudara yang diluar dari biasanya.
Menggunakan Mamogram, menggunakan metode ini dapat mendeteksi adanya perubahan seperti munculnya kepadatan yang tidak normal atau terjadinya sebuah deposit kalsium.
Ultrasound Scan, melalu metode ini diperuntukkan mendeteksi area khusus yang dapatkan dari hasil pemeriksaan mamogram atau bisa digunakan untuk mendeteksi kondisi yang tidak normal dimana itu tidak terlihat pada mamogram. ultrasound scan bisa membedakan antara massa yang solid, yang mungkin itu kanker, atau kista yang berisi cairan yang biasanya bukan kanker.
Magnetic Resonance Imaging (MRI), pada beberapa kasus, pasien harus menjalani scan MRI untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang jelas pada wilayah yang diduga terserang kanker. Metode ini sangatlah berguna bagi wanita yang telah berusia muda karena diusia mereka memiliki sebuah kepadatan jaringan payudara yang besar dan butuh tes visual konvensional seperti mamogram ataupun ultrasound supaya menjadi kurang sensitif dan spesifik dalam mendeteksi penyakit kanker payudara.
Demikianlah informasi dr Kanker tentang Mengenal Penyebab dan Gejala Kanker Payudara. Semoga Bermanfaat
Categories
Uncategorized

Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Kanker Otak Secara Lengkap

Ciri-Ciri Penyakit Kanker Otak Secara Lengkap | Dari beberapa rangkuman pendapat para dokter kanker otak mengatakan ada beberapa ciri-ciri kanker otak yang mesti diperhatikan, berikut ulasan pendapat para dokter kanker otak yang berhasil dikumpulkan tentang ciri-ciri penyakit kanker otakPenyakit Kanker otak merupakan penyakit kronis yang menjadikan otak sebagai sasaran. Kanker otak sangat patut untuk diperhatikan karena adanya serangan terhadap otak sebagai bagian paling penting dan memiliki hubungan dengan tubuh, jika otak terganggu maka kinerja organ lain juga ikut terganggu, sehingga tentunya kesembuhan akan jarang terjadi.
Parahnya bahwa penyakit kanker otak tidak memilih-milih korbannya, karena berbeda dengan jenis kanker lainnya yang biasa timbul akibat gaya hidup yang tidak sehat atau karena usia yang sudah lanjut, melainkan kanker otak justru bisa menyerang siapa pun, termasuk anak-anak dan para remaja. Sehingga sangat penting bagi kita untuk mengenal ciri-ciri penyakit kanker otak agar kita bisa segera mengupayakan tindakan pencegahan kanker otak, sekaligus untuk mengetahui alternatif dalam pengobatannya.
Ciri – Ciri dan Gejala Penyakit Kanker Otak
Adapun Ciri-ciri penyakit kanker otak adalah terdapat rasa nyeri  pada kepala. Hal ini terjadi karena adanya pertumbuhan sel kanker di otak, yang akan memberikan tekanan abnormal di area dalam tengkorak. Jika hal ini dibiarkan, tekanan abnormal tersebut dapat menyebar hingga ke berbagai syaraf sehingga bisa memicu suatu bentuk kerusakan-kerusakan di saraf, yang akhirnya akan menimbulkan kanker otak dengan gejala kanker otak seperti berikut ini:
1. Sakit kepala
Sakit kepala pada pengidap kanker otak bukanlah sebuah jenis sakit kepala yang biasa. ciri-ciri kanker otak adalah rasa sakit kepala yang terjadi di area kepala yang tidak biasa, seperti di bagian belakang kepala, atau di belakang telinga. Sakit kepala biasanya akan terasa semakin terus terjadi hingga terkadang menyebabkan rasa mual.
2. Gangguan penglihatan
Gangguan ini terjadi akibat sakit kepala yang hebat ditambah lagi adanya pandangan yang berbayang, agak kabur, atau ganda adalah suatu ciri-ciri kanker otak yang paling sering dialami.
3. Mati rasa
Ada sebagian anggota tubuh yang tidak dapat bergerak bebas digerakkan, seperti kaki dan tangan. Kemudian Anda akan sering merasa kejang tanpa muncuk gangguan epilepsi, dan mengalami kesulitan untuk menjaga keseimbangan pada tubuh.
4. Perubahan perilaku
Serangan kanker otak juga dapat ditandai dengan ciri-ciri kanker otak yaitu adanya perubahan kepribadian individu, dan daya respon yang semakin berkurang terhadap persoalan sehari-hari.
Untuk mengatasi ciri-ciri kanker otak maka ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi angka harapan hidup seorang pasien kanker otak, yaitu memiliki kemampuan untuk melakukan deteksi kanker otak secara dini, salah satunya yaitu mengenal ciri-ciri penyakit kanker otak, kemampuan untuk melihat dimana tempat pasti kanker di otak, dan yang terakhir adalah adanya kemampuan teknologi untuk melakukan langkah diagnosis dan terapi.
Ciri-Ciri Penyakit Kanker Otak Secara Lengkap
Selain menjalani pengobatan dengan medis, tidak ada salahnya untuk segera melakukan pengobatan secara herbal dengan banyak mengkonsumsi sarang semut yang dipercaya bisa mengobati kanker otak.
Demikianlah informasi tentang ciri-ciri penyakit kanker otak secara lengkap, bagi anda yang mengalami ciri-ciri penyakit kanker otak diatas segera lakukan pengobatan secara dini di dokter yang anda percayai. Semoga bermanfaat.
Categories
Uncategorized

Waspadai Penyebab Penyakit Kanker Hati

Penyebab Penyakit Kanker Hati – Kanker hati sering menjadi penyebab kematian. Sekitar 90% pasien kanker hati datang ke dokter dalam kondisi sudah berada di stadium lanjut, sehingga sangat sulit untuk dicari jalan kesembuhannya. Ini terjadi karena pada awalnya kanker hati menunjukkan gejala yang tidak tampak. Dan kanker hati hanya bisa dirasakan disaat sudah menyebar luas.
Kanker hati banyak ditemukan pada orang-orang pengidap virus hepatitis B dan hepatitis C yang kronis. Dimana di dalam darah pengidap kanker hati sering ditemukan adanya gejala virus hepatitis B yang telah sudah lama dan menetap. Sebanyak 65 % penderita kanker hati telah terinfeksi hepatitis B. Sebagian besar orang yang terkena infeksi virus hepatitis B dapat sembuh, sedangkan sebagian kecil berkembang menjadi penyakit radang hati (hepatitis B) menahun. Sekitar 10% hepatitis B menahun berkembang menjadi kanker hati.

DI indonesia terdapat 6-8% orang yang mengidap virus hepatitis B. Tingginya angka penderita ini kemungkinan disebabkan ketidaktahuan masyarakat tentang penyakit dan cara-cara penularannya. Hepatitis B dapat menular kepada orang lain melalui beberapa cara sebagai berikut:
1. Melakukan hubungan seks atau berciuman dengan penderita.
2. Memakai alat-alat kedokteran yang tidak steril atau bekas penderita.
3. Bersentuhan dengan cairan tubuh penderita, baik luka maupu selaput lendir mata dan mulut.
4. Transfusi darah yang mengandung virus hepatitis B
5. Ibu hamil atau menyusui kepada anaknya.

Penyebab Penyakit Kanker Hati

Sama halnya jenis kanker lain, penyebab kanker hati juga belum diketahui secara pasti. Meskipun demikian, ada beberapa faktor resiko yang diduga dapat memperbesar kemungkinan terkena kanker hati.
1. Adanya pengidap HBs Ag atau antigen di dalam darah yang abnormal (saat pemeriksaan darah ditemukan virus hepatitis B).
2. Seorang mengalami penyakit hati kronis, baik dengan HBs Ag positif maupun HBs Ag negatif.
3. Pecandu Alkohol
4. Salah satu anggota keluarganya termasuk penderita pengidap kanker hati primer
5. Di daerah yang ditemukan terinfeksi parasit cacing hati yaitu clonorchis sinensis
6. Sering mengonsumsi makanan yang terkena aflatoksin. Aflatoksin hadir dalam makanan yang telah disimpan berbulan-bulan di udara lembap dan panas. Akhirnya Makanan tersebut telah  ditumbuhi jamur yaitu Aspergillus Flavus yang akan menghasilkan zat karsinogen aflatoksin sehingga dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker hati.

Penyebab Penyakit Kanker Hati

Gejala Kanker Hati

Gejala yang dijumpai pada penderita kanker hati adalah berat badan turun drastis, adanya rasa mual dan muntah-muntah, mata dan kulit akan berwarna kuning, serta terkadang juga disertai dengan demam. Pada penderita kanker hati yang disertai penyakit hati berat, dapat terjadi pendarahan pada saluran pencernaan atas yang akan menyebabkan penderita muntah darah dan warna kotoran saat bab berwarna kehitaman, seperti kopi. Pada sebagian kecil kejadian ditemukan ketegangan didaerah perut secara mendadak dengan disertai adanya rasa nyeri dan sakit yang hebat.

Pemeriksaan

1. Cara paling sederhana untuk pemeriksaan kanker hati adalah dengan cara USG
2. Jika hasil pemeriksaan ada kanker hati maka lakukan biopsi jaringan hati.
3. Pemeriksaan laboratorium untuk menentukan kadar AFP, jika ada peningkatan kadar maka patut dicurigai kanker.

Pencegahan
1. Mencegah penularan hepatitis B dengan berperilaku hidup sehat.
2. Mencegah infeksi hepatitis B dengan melakukan vaksinasi hepatitis B, baik ketika saat masih bayi maupun sudah dewasa.
3. Mengonsumsi makanan segar dan menghindari makanan yang diawetkan atau makanan yang disimpan terlalu lama.
4. Menghindari makanan yang mengandung aflatoksin
5. Menghindari makanan dan minuman yang mengandung alkohol
6. Melakukan pemeriksaan secara berkala, terutam bagi yang beresiko tinggi terkena kanker hati.

Pengobatan

Pengobatan kanker hati dilakukan dengan obat sitostatik, pembedahan dan embolisasi.

Demikian postingan tentang “Waspadai Penyebab Penyakit Kanker Hati Sebelum Telat” semoga ini bermanfaat.. 
Categories
Uncategorized

Waspadai Penyebab Penyakit Kanker Nasofaring

Penyebab Penyakit Kanker NasofaringKanker Nasofaring merupakan kanker yang terdapat pada rongga belakang hidung dan di belakang langit-langit pada rongga mulut. Untuk mendeteksi penyebab kanker nasofaring ternyata sama sulitnya dengan kanker yang lainnya dimana belum diketahui secara pasti apa penyebab kanker nasofaring. Akan tetapi, adanya kanker nasofaring memiliki hubungan erat dengan keberadaan virus epstein bar.
Penyebaran kanker nasofaring telah banyak ditemukan di cina bagian selatan, Thailand, Hongkong, Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Kanker nasofaring jarang ditemukan di ras kulit putih. Kemudian kanker nasofaring termasuk kanker yang dapat diwariskan secara genetik.

Saat ini para ahli masih kesulitan dalam menjelaskan tentang bagaimana awal pertumbuhan kanker nasofaring. Hanya informasi penyebaran kanker yang diketahui dimana kanker ini dapat berkembang di bagian mata, kelenjar leher, telinga dan otak.

Penyebab Penyakit Kanker Nasofaring

Penyebab Penyakit kanker nasofaring
1. Selalu mengonsumsi makan yang terkandung bahan pengawet yang diawetkan dengan cara diasinkan atau diasap.
2. Selalu mengonsumsi minuman dan makanan yang bersifat panas seperti alkohol, mengisap asap minyak tanah, asap rokok, asap kayu bakur, asap candu dan asap obat nyamuk.
3. Terlalu keseringan menghirup udara yang penuh asap
4. Adanya faktor gen yang memiliki garis keturunan pengidap kanker nasofaring.

Gejala Penyakit kanker nasofaring

Karena nasofaring yang terletak jauh dibelakang hidung atau berada di belakang langit-langit rongga mulut akhirnya kanker ini selalu terlambat untuk diketahui, akan tetapi biasanya ada gejala yang bisa dirasakan jika berada stadium dini sebagai berikutL
1. Pada area dalam telinga muncul suara yang berdengung dan serasa penuh tapi tanpa disertai rasa sakit sampai pendengaran berukurang.
2. Hidung mengalami sedikit mimisan tapi dilakukan berulang-ulang dan hidung selalu tersembut lalu pilek.

Pada kondisi yang kronis akan memunculkan gejala berikut.:
1. Adanya pembesaran kelenjar getah bening di leher.
2. Mata juling, mata menonjol keluar dan melihat benda secara ganda.
3. Sakit kepala dan sering nyeri.

Pencegahan kanker nasofaring

1. Munculkanlah lingkungan kerja yang sehat dan usahakan terjadi pergantian udara yang lancar
2. Menghindar dari polusi udara dan zat-zat kimia, seperti asap industri dan asap rokok serta asap lainnya yang akan bisa mengaktifkan virus epstein bar
3. Jangan mengonsumsi makanan yang sudah diawetkan.

Pengobatan untuk kanker nasofaring

Untuk pengobatan bisa dilakukan dengan cara melakukan penyinaran (radioterapi) dan bisa juga melakukan kemoterapi.


Demikianlah penjelasan singkat tentang “Waspadai Penyebab Penyakit Kanker Nasofaring Sebelum Terlambat” 
Categories
Uncategorized

Penyebab dan pencegahan kanker indung telur

Penyebab dan pencegahan kanker indung telur. Kanker indung telur (karsinoma ovarium ) merupakan kanker yang menyerang indung telur atau organ pada wanita yang u. Prognosis tergantung pada tipe kanker stadiunya, tetapi umumnya buruk. Mengapa demikian? karena ternyata ada sebagian besar tumor yang dapat berkembang dan melakukan penyebaran ke organ sekitarnya dengan tanpa jejak atau gejala yang jelas untuk dideteksi. Sehingga kanker indung telur hanya bisa dideteksi pada stadium lanjut. Oleh karena itu, pada stadium lanjut, ada tiga pembagian kanker indung telur:
1. Tumor epitel primer (tumor musinosum, tumor serosum, tumor sel jernih, karsinoma endometrioid, karsinoma berdiferensiasi, tumor brenner). dan jenis tumor dengan insiden yang terbanyak sekitar 85 % dan yang lebih dominan penderita telah berumur 50 tahun atau lebih.
2. Germ cell tumor ( TUmor sinus endodermal, dysgerminoma, teratoma, koriokarsinoma). Dan ini sering terjadi pada wanita muda atau anak-anak.
3. Sex-cord stromal tumor (androblastoma, tumor sel granulosa, fibroma).
Penyebab dan pencegahan kanker indung telur
Kanker Indung Telur
Seperti kanker pada umumnya, yang menyebabkan kanker indung telur ternyata masih belum diketahui dengan pasti, akan tetapi ada beberapa faktor penyebab yang mengakibatkan kanker indung telur:
– Adanya faktor gen dimana pernah menderita kanker payudara, uterus dan indung telur
– belum pernah hamil atau mandul
– Telah berusia 50 tahun keatas
– Telah sering menghirup asap polutan asbestos, talkum dan polutan industri.
– Diet lemak tinggi.
Mendeteksi kanker indung telur memang sulit, dia tumbuh dan berkembang dengan diam-diam tanpa menghadirkan gejala klinis hingga stadium lanjut, namun ada beberapa tanda pada stadium awal dimana penderita akan sering mengalami gangguan perut yang samar-samar. Kemudian tumor akan berkembang dan melakukan perbesaran, lalu akan terjadi gangguan miksi dimana kita akan sering buang air kecil atau sembelit. Ini dikarenakan terdapat tekanan tumor pada vesika urinaria dan rekto-sigmoid, berat badan menuru, panggul terasa tidak enak, terdapat benjolan yang dapat diraba pada dinding perut, perut akan membesar karena ada cairan dalam rongga perut,perut terasa sakit, pendarahan pervaginam, dan bersetubuh terasa sakit. Jika kanker pecah maka terjadi infeksi yang mengakibatkan rasa sakit layaknya sakit apendiksitis. Untuk penderita tumor sel granulosa pada usia muda akan mengalami percepatan pertumbuhan seks sekunder dimana payudara akan membesar dengan kolostrum.
Tentunya kita ingin mengantisipasi hadirnya penyakit ini, disini saya akan menyajikan beberapa langkah yang harus diambil untuk melakukan tindakan pencegahan kanker indung telur.
– Mesti menghindari menggunakan deodoran semprot dan bedak pada area genital seperti selangkangan.
– Terhindar dari polutan industri seperti talkum dan asbestos.
– Jangan mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi.
– Janggan menggunakan kontrasepsi yang mengandung hormon suntikan atau kontrasepsi oral atau pil ketika diriwayat keluarga pernah mengalami kanker indung telur, uterus dan payudara .
– Selalu memeriksakan kesehatan secara berkala.
Demikianlah artikel tentang “Penjelasan tuntas penyebab dan pencegahan kanker indung telur” sekian,