Categories
Uncategorized

Penyebab dan pencegahan kanker indung telur

Penyebab dan pencegahan kanker indung telur. Kanker indung telur (karsinoma ovarium ) merupakan kanker yang menyerang indung telur atau organ pada wanita yang u. Prognosis tergantung pada tipe kanker stadiunya, tetapi umumnya buruk. Mengapa demikian? karena ternyata ada sebagian besar tumor yang dapat berkembang dan melakukan penyebaran ke organ sekitarnya dengan tanpa jejak atau gejala yang jelas untuk dideteksi. Sehingga kanker indung telur hanya bisa dideteksi pada stadium lanjut. Oleh karena itu, pada stadium lanjut, ada tiga pembagian kanker indung telur:
1. Tumor epitel primer (tumor musinosum, tumor serosum, tumor sel jernih, karsinoma endometrioid, karsinoma berdiferensiasi, tumor brenner). dan jenis tumor dengan insiden yang terbanyak sekitar 85 % dan yang lebih dominan penderita telah berumur 50 tahun atau lebih.
2. Germ cell tumor ( TUmor sinus endodermal, dysgerminoma, teratoma, koriokarsinoma). Dan ini sering terjadi pada wanita muda atau anak-anak.
3. Sex-cord stromal tumor (androblastoma, tumor sel granulosa, fibroma).
Penyebab dan pencegahan kanker indung telur
Kanker Indung Telur
Seperti kanker pada umumnya, yang menyebabkan kanker indung telur ternyata masih belum diketahui dengan pasti, akan tetapi ada beberapa faktor penyebab yang mengakibatkan kanker indung telur:
– Adanya faktor gen dimana pernah menderita kanker payudara, uterus dan indung telur
– belum pernah hamil atau mandul
– Telah berusia 50 tahun keatas
– Telah sering menghirup asap polutan asbestos, talkum dan polutan industri.
– Diet lemak tinggi.
Mendeteksi kanker indung telur memang sulit, dia tumbuh dan berkembang dengan diam-diam tanpa menghadirkan gejala klinis hingga stadium lanjut, namun ada beberapa tanda pada stadium awal dimana penderita akan sering mengalami gangguan perut yang samar-samar. Kemudian tumor akan berkembang dan melakukan perbesaran, lalu akan terjadi gangguan miksi dimana kita akan sering buang air kecil atau sembelit. Ini dikarenakan terdapat tekanan tumor pada vesika urinaria dan rekto-sigmoid, berat badan menuru, panggul terasa tidak enak, terdapat benjolan yang dapat diraba pada dinding perut, perut akan membesar karena ada cairan dalam rongga perut,perut terasa sakit, pendarahan pervaginam, dan bersetubuh terasa sakit. Jika kanker pecah maka terjadi infeksi yang mengakibatkan rasa sakit layaknya sakit apendiksitis. Untuk penderita tumor sel granulosa pada usia muda akan mengalami percepatan pertumbuhan seks sekunder dimana payudara akan membesar dengan kolostrum.
Tentunya kita ingin mengantisipasi hadirnya penyakit ini, disini saya akan menyajikan beberapa langkah yang harus diambil untuk melakukan tindakan pencegahan kanker indung telur.
– Mesti menghindari menggunakan deodoran semprot dan bedak pada area genital seperti selangkangan.
– Terhindar dari polutan industri seperti talkum dan asbestos.
– Jangan mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi.
– Janggan menggunakan kontrasepsi yang mengandung hormon suntikan atau kontrasepsi oral atau pil ketika diriwayat keluarga pernah mengalami kanker indung telur, uterus dan payudara .
– Selalu memeriksakan kesehatan secara berkala.
Demikianlah artikel tentang “Penjelasan tuntas penyebab dan pencegahan kanker indung telur” sekian,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *