7+ Cara Menanam Kangkung (Lengkap dengan deskripsi dan gambar)

7+ Cara Menanam Kangkung (Lengkap dengan deskripsi dan gambar)

7+ Cara Menanam Kangkung (Lengkap dengan deskripsi dan gambar) –

Cara menanam bayam air – Bayam air adalah jenis sayuran yang ditanam sebagai bahan habis pakai. Di Indonesia, kol cukup populer sebagai bahan makanan, sehingga budidaya kol memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Bayam air adalah jenis sayuran yang mudah tumbuh, tetapi untuk mulai menanamnya harus dipahami secara rinci cara menanam bayam air dengan benar.

Kangkung memiliki 2 jenis kangkung air tanah dan kangkung. Keduanya memiliki morfologi yang jelas berbeda. Berikut ini adalah karakteristik dari dua jenis bayam air, termasuk:

  1. Bayam tanah: memiliki batang lebih kecil dari bayam air, batang putih kehijauan, daun lebih tipis dan lebih lembut, warna bunga bayam putih dari air tanah. Bayam jenis ini biasanya tumbuh di tempat yang kering.
  2. Bayam air: ia memiliki batang yang lebih besar, batang hijau yang tebal. Bayam memiliki daun lebih besar dan lebih keras. Air bayam mekar putih kemerahan. Jenis kubis ini biasanya tumbuh di tempat-tempat yang lembab, seperti: genangan sawah atau kolam.

Untuk memahami cara menanam bayam air dengan benar, pertimbangkan langkah-langkah berikut:

Cara menanam bayam air:

1. Siapkan bijinya

Siapkan bijinya

Benih yang dipilih harus memiliki kualitas yang lebih tinggi dan bebas dari parasit penyakit. Anda dapat pergi ke toko pertanian untuk mendapatkan benih bayam air berkualitas tinggi. Di pembibitan kol ada dua cara, yaitu penggunaan benih (generatif) atau stek (vegetatif).

Jika Anda ingin membuat benih sendiri, pastikan biji kacang hijau segar, kuat, dan tidak berlubang. Anda bisa mencelupkan biji kacang hijau dengan air, bijinya dikatakan bagus saat di bawah / tenggelam.

Jika Anda membeli benih di toko pertanian, pastikan benih kangkung sudah berakar dan memiliki batang dan daun yang kokoh. Pilih benih bayam air dengan pertumbuhan seragam dengan mengamati ketinggian yang sama dengan biji dari satu sama lain.

2. Persiapkan bumi

Persiapkan bumi

Bumi yang digunakan harus bersih dan bebas. Tanah bersih berarti terbebas dari gulma, gulma, dan tak menentu dari tanaman sebelumnya. Gunakan cangkul untuk melonggarkan tanah dan membuat bumi seperti tempat tidur.

Dimensi ideal tempat tidur adalah lebar 100 cm dan tinggi 30 cm, sedangkan panjangnya disesuaikan dengan bentuk tanah. Kuras dengan memberi jarak antar bedengan sekitar 50 cm. Jarak yang dibuat juga dapat digunakan untuk pemeliharaan dan pengumpulan.

Jika tanah yang dimiliki sempit, sesuaikan tanah yang ditabur dengan kebutuhan tanam. Dalam penanaman tanah sederhana, atur luas lahan dengan benih yang akan ditanam. Namun, jika Anda tidak memiliki tanah, Anda bisa menggunakan pot plastik atau kantong plastik.

3. Pasokan pupuk

Pupuk dante

Sebelum menanam benih bayam air, perlu menambahkan pupuk ke tanah. Anda dapat menggunakan pupuk kandang atau kompos. Gunakan pupuk kandang yang lebih praktis dan lebih cepat digunakan daripada kompos. Kotoran dapat berasal dari kotoran sapi, kotoran ayam atau kambing dengan membiarkannya kering sebelum digunakan.

Oleskan pupuk di lapangan dengan menyebarkannya di tempat tidur yang telah dibuat dan kemudian diratakan. Mengatur penerapan pupuk pada permukaan tanah yang digunakan. Setelah pupuk menyebar, biarkan selama 3-5 hari sampai pupuk dicampur dengan tanah.

4. Tanam kangkung

Menanam bayam air

Musim hujan adalah waktu yang ideal untuk menanam bayam air dari bulan November hingga Desember. Jika Anda menanam bayam di musim kemarau, Anda harus menyiramnya setiap hari untuk menghindari kekeringan.

Proses penanaman bayam air terjadi dalam 2 cara, yaitu menabur dan ditugal. Proses penyemaian dengan penyimpanan cepat tetapi terlalu mahal untuk penggunaan benih. Menabur benih tidak boleh lalai, mereka harus didistribusikan secara merata sehingga kepadatan populasi tanaman ideal. Proses menabur dengan menabur membutuhkan keterampilan.

Proses penanaman dengan ditugal sehingga bisa mengatur jarak antar tanaman. Pertama-tama, buat lubang di tempat tidur dengan kedalaman 5 cm dan beri jarak antara lubang sekitar 15-20 cm. Dalam lubang masukkan 3-5 biji dan tutup lubang dengan tanah tipis yang telah dicampur dengan pupuk. Tanam pola zig-zag / garitan.

5. Air bayam bersulam

Penggantian bayam air

Proses penggantian bayam air dilakukan dengan memilih tanaman bayam yang tidak tumbuh sempurna atau mati. Kemudian diganti dengan cadangan kubis yang sehat sehingga pertumbuhan kol merata dan merata.

6. Perawatan kubis

Perawatan kubis

Bayam air adalah tanaman yang mudah tumbuh dan tidak memiliki perawatan khusus. Kubis juga bisa tumbuh di tanah dengan kesuburan sedang. Tanah yang digunakan untuk menanam kacang-kacangan: tidak perlu menyediakan pupuk tambahan untuk kacang. Namun, jika tanaman kubis dianggap steril, pupuk tambahan harus disediakan.

Bayam air yang tidak subur dapat dilihat dari warna hijau daun yang pudar, sehingga perlu pupuk tambahan. Jika Anda benar-benar ingin memberikan pupuk tambahan, itu harus dilakukan setelah tanaman kol berumur 10 hari.

Selain pemberian pupuk, perawatan dilakukan dengan irigasi. Bayam air tanah membutuhkan banyak air untuk tumbuh, tetapi jika hujannya tinggi akan mempengaruhi daun bayam. Jika musim kemarau sebaiknya air di pagi dan sore hari. Anda bisa menyiram bayam di siang hari saat tanaman bayam layu atau daunnya menguning.

Bahkan bumi harus dibersihkan dari rumput atau gulma yang tumbuh bersama dengan tanaman bayam air. Pembersihan dilakukan sedemikian rupa agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman bayam.

7. Kumpulkan kol

Koleksi bayam air

Kubis dapat dipanen saat tanaman bayam berumur 1 bulan. Cara panen adalah dengan menarik bayam air sampai bagian akar dicabut. Setelah mengumpulkan tanaman bayam air, letakkan di tempat yang basah agar tidak layu atau rendam akar bayam dengan air.

Cara menanam kubis hidroponik

Bayam air yang diproduksi secara hidroponik memiliki kualitas yang lebih baik daripada bayam air yang ditanam di tanah. Berikut cara menanam kubis dalam hidroponik:

1. Persiapan alat dan bahan

Siapkan alat dan bahan

Bahan yang akan disiapkan meliputi: biji kangkung, pupuk hidroponik dan zat pengatur tumbuh (ZPT) seperti Atonik. Sementara itu, alat yang perlu disiapkan termasuk pot dengan lubang kecil dan mangkuk dengan diameter yang sama dengan pot.

2. Menabur Benih Bayam Air

Menabur air Bayam biji

Sebelum menabur benih bayam air, benih bayam perlu disortir untuk mendapatkan yang terbaik. Anda bisa mencelupkan benih kol ke dalam wadah hingga satu malam. Untuk benih berkualitas baik, biasanya akan tenggelam ke dasar wadah.

Proses penaburan dilakukan dengan membungkus benih bayam dalam kain dan kemudian membilasnya dengan air panas yang cukup. Tujuan benih bayam dapat dengan cepat dipecah menjadi kecambah.

3. Transplantasi kecambah

Kecambah transplantasi

Langkah pertama, pindahkan semua tunas ke wadah / keranjang. Jika Anda memiliki filter busa untuk akuarium, ini dapat digunakan sebagai dasar untuk keranjang pelapis. Bayam air tumbuh secara optimal ketika benih bayam air ditanam secara bersamaan dalam sebuah wadah.

Langkah selanjutnya adalah menyediakan makanan untuk bayam air. Isi panggul dengan larutan nutrisi hidroponik dengan ketinggian yang mencapai permukaan getah bening atau biji. Kemudian Anda bisa meletakkan keranjang dalam mangkuk yang diisi dengan larutan nutrisi. Saat menggunakan busa filter akuarium, larutan nutrisi yang cukup diberikan pada busa.

Selanjutnya, letakkan biji bayam air yang pecah di tempat yang terkena sinar matahari. Anda juga bisa menutupi keranjang dengan plastik hitam selama sehari sampai tanaman bayam tumbuh sendiri.

4. Perawatan kubis

Perawatan kubis

Perawatan ini dilakukan dengan memperhatikan pemberian pakan pada tanaman bayam hidroponik. Dosis pupuk, yaitu 1 liter air, ditambahkan ke 5 ml nutrisi A dan 5 ml nutrisi B. Ketika tanaman berumur 2 minggu, tambahkan dosis nutrisi hingga 7 ml. Usahakan untuk tidak merendam benih bayam air dengan larutan nutrisi agar tidak busuk.

Selain itu, perlu juga mengganti larutan nutrisi yang memiliki bau.

5. Kumpulkan kol

Koleksi bayam air

Sama seperti memanen bayam air dengan tanah, bayam hidroponik dapat dipanen 4-6 minggu setelah tanam. Anda bisa memanen air bayam saat daunnya berwarna hijau segar.

Menanam bayam air bisa dilakukan di tanah sempit atau lebar. Karena menanam bayam tidak terlalu sulit, dapat dicoba di rumah menggunakan teknik tanah atau hidroponik. Menanam bisa menjadi hobi atau bisa juga bisnis yang menguntungkan.

7+ Cara Menumbuhkan Kale (Lengkap dengan deskripsi dan gambar)

Demikianlah info mengenai 7+ Cara Menanam Kangkung (Lengkap dengan deskripsi dan gambar). Semoga informasi ini mampu meningkatkan cakrawala berfikir kamu tentang 7+ Cara Menanam Kangkung (Lengkap dengan deskripsi dan gambar).

Leave a Reply