Categories
Uncategorized

Keadilan dalam Hukum Indonesia

Keadilan
dalam Hukum Indonesia | Pancasila di dalam NKRI memiliki berkedudukan sebagai
yuridis konstitusi, suatu ideologi negara yang mesti mampu dalam memberikan
orientasi, asas, wawasan, pedoman normatif diseluruh bidang kehidupan. Jadi,
lima sila yang terdapat pada pancasila akan menjadi landasan moral untuk
seluruh warga negara dalam tata hidupnya dan bagi negara di dalam tata
negaranya. Moral merupakan alat ukur dalam menilai buruk atau baik. Sistem
hukum dan institusi sosial sudah ambruk, maka mesti diperbaiki; diperbaharui
menurut prinsip moral yang ada. Nilai-nilai moral ini diwadahi di dalam hukum
positif yang mampu memaksa seluruh pihak untuk dapat mematuhinya.

Pada hakikatnya hukum tersusun, untuk bisa mewujudkan kesejahteraan pada
masyarakat secara keseluruhan, yang telah tertuang didalam pembukaan UUD 1945.
Masyarakat disebutkan dalam kondisi yang berkeadilan berhubungan dengan
masyarakat dan yang diwujudkan hubungan yang dari atas kebawah, dari bawah ke
atas, dan sejajar, kalau dapat memenuhi hak kewajiban sesuai pada proporsinya.
Hal tersebut dikatakan keadilan sosial.
Ada beberapa
macam-macam keadilan menurut Aristoteles dalam hubungan antar manusia kepada
masyarakat.
         
Keadilan
distributif terwujud kalau sesuatu itu sama diperlakukan sama, adapun bentuk
konkretnya adalah sikap adilnya negara terhadap semua warga negara atau negara
wajib dalam memuhi keadilan terhadap penduduknya.
         
Keadilan
Legal diwujudkan kalau setiap anggota masyarakat akan melakukan fungsinya
dengan benar selaras dengan kemampuannya. Bentuk konkritnya adalah adanya
ketaatan pada warga negara terhadap negara sesuai dengan hukum yang telah
berlaku.
         
Keadilan
komunikatif, berlangsung antara sesama masyarakat agar saling memenuhi keadilan
sesuai dengan hak secara masing-masing.
Keadilan
Berdasarkan Pancasila
Analisis mengenai
makna keadilan sosial bagi seluruh Indonesia, itu ditegaskan di ceramah Bung
Karno tahun 1960 yang menyatakan bahwa keadilan sosial adalah suatu masyarakat,
sifat masyarakat, atau sifat masyarakat adil dan makmur, berbahagia untuk semua
orang. Tidak ada exploitation de I’homme par I’homme (pemeraran dan pengisapan
tenaga yang dilakukan oleh manusia kepada manusia yang lainnya). Semua akan
bahagia, sandang yang cukup, pangan yang cukup, gemah ripah loh jinawi, tata
tentrem karta raharja. Jadi, didalam tatanan masyarakat yang berkeadilan ada
dua kondisi dasar:
                  pengertian ham menurut para ahli  
                 

         
Masyarakat
yang menerapkan keadilan, merujuk pada tatanan hidup untuk bisa memenuhi
kebutuhan hidup, dalam bidang rohani, mental, spritual dan kejiwaan
·        
Berbahagia
untuk semua orang
·        
Tidak adanya
penghinaan
·        
Tidak adanya
sebuah penindasan
·        
Tidak ada
lagi penghisapan
·        
Masyarakat
menjadi damai
·        
Tidak adanya
kesewenang-wenangan yang terjadi
         
Masyarakat
yang makmur, merujuk pada tatanan hidup yang dapat memenuhi kebutuhan fisik
secara material
·        
Kemakmuran
yang merata di seluruh rakyat yang bersifat dinamis/
·        
Kerta
raharja atau makmur sejahtera, mayarakat yang berkecukupan kebutuhan pangan,
papan dan sandang
Keadilan
berdasarkan Pancasila, yaitu adanya sistem hukum yang dikembangkan berdasarkan
adanya nilai-nilai pancasila dengan mewujudkan keadilan, menjaga dinamika
kehidupan bangsa, dan menjamin proses realisasi diri bagi warga negara
indonesia.
Permasalahan dalam Penegakan Keadilan
Masih banyak
permasalahan yang akan dihadapi bangsa Indonesia, di antaranya kependudukan,
kemiskinan, kesenjangan sosial, ketergantungan, kelestarian lingkungan hidup.
         
Kependudukan
buka sebatas dalam mengurangi jumlah penduduk, tetapi cara menyediakan sarana
dan prasarana hidup yang akan dibutuhkan; oleh karena itu program keluarga
berencana tidak serta merta dapat meningkatkan kesejahteraan karena adanya keseadaran
penduduk, pada dasarnya adalah kedewasaan dan kematangan terhadap
eksistensinya.
         
Kemiskinan pada
awalnya hanya permasalahan ekonomi, sekarang lebih pada budaya yang telah didukung
oleh sikap konsumtif dan kurang dinamisnya masyarakat, baik dalam bentuk ide
yang tidak realistis, misits dan lemahnya kesadaran etis dan etos kerja.
         
Kesenjangan
yang mencakup tingkat kehidupan baik pribadi, ekonomi maupun kesempatan akan berkembang
itu disebabkan oleh kurangnya wujud keadilan sosial, khususnya distributif dan
legal.
         
Ketergantungan
menyangkut seluruh kegiatan budaya yang harusnya mandiri, bebas; namun pengaruh
dunia Barat dan iptek membuat masyarakat di negara ketiga semakin tergantung.
         
Kelestarian
lingkungan sebenarnya ada kearifan tradisional “harmonis dengna alam”, namun
sikap individualisme dan materialisme mengikis kearifan tersebut sehingga
muncul usaha menguasai alam yang mendorong sikap serakah.
Itulah yang
menjadi tantangan dalam pembangunan Indonesia. Oleh karena itu memerlukan upaya
seperti yang ada dibawah ini.
         
 Membina masyarakat menjadi bangsa yang dewasa,
bermutu dan sadar akan kelestarian eksistensinya secara bertanggung jawab.
         
Membina
masyarakat menjadi bangsa yang mandiri dalam semangat kerja sama yang
produktif.
         
Meningkatkan
kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
         
Melaksanakan
pemerataan dalam masyarakat untuk mengubah kehidupan yang semula feodal menjadi
demokratis.
         
Meningkatkan
pengelolaan sumber daya alam dan manusia.
Konsekuensi
dari semua ini, diperlukan tatanan hukum yang dikaitkan dengan hal-hal dibawah
ini:
         
Penyusunan
atau pengaturan perundang-undangan yang mencerminkan keadilan yang melibatkan
masyarakat melalui perwakilan.
         
Pelaksanaan
hukum secara objektif dan mandiri, jangan sampai ada ukuran rangkap.
         
Aparat hukum
yang berkualitas dalam sikap etis, dan memiliki pengetahuan dan pengalaman
sehingga dapat berbuat adil
Categories
Uncategorized

Heboh!! Ternyata Jatuhnya Pesawat Hercules C-130 Sudah Diramalkan Mama Lauren

Ini tidak mengada-ada salah situs yang mengatasnamakan ramalan mama lauren, menceritakan mimpi mama lauren melihat pesawat hercules terbakar dan terdapat tulisan C-130 melintas dimimpinya, kemudian ditambah lagi melihat buah busuk berjumlah 122, tentunya ini sama dengan jumlah korban pesawat sebanyak 122 orang Hercules C-130. Saya juga berfikir ini sesuatu yang mustahil dan diluar dugaan akan tetapi melihat tanggal di postingnya tulisan ini sekitar 30 juni 2007, artinya ini blog sudah lama di buat. Kemudian mama lauren tidak mencantumkan tanggal kapan ini akan terjadi, akan tetapi melihat tanggal postingannya memberikan makna bahwa pesawat hercules jatuh pada tanggal 30 Juni 2015. Percaya tidak percaya, silahkan lihat sendiri blognya di ramalan mama lauren