Categories
Uncategorized

Kanker dan Penyebabnya, Wajib di baca!!!

kanker dan penyebabnyaKanker merupakan penyakit muncul karena adanya pertumbuhan sel-sel yang abnormal pada jaringan tubuh. Perkembangan selnya sangat cepat, membelah diri secara terus menerus dengan tidak terkendali kemudian selalu menyusup ke setiap jaringan yang ada disekitarnya, lalu menyebar melalu jaringan ikat, darah dan kemudian melakukan penyerangan pada organ-organ penting dan parahnya bisa menyerang saraf tulang belakang. Di keadaan yang normal, sel akan melakukan pembelahan jikalau ada pergantian sel yang telah rusak atau mati, akan tetapi pada sel kanker tentunya berlaku tidak tertib dimana walaupun tidak dibutuhkan untuk melakukan pembelahan sel tetapi sel kanker yang bandel tetap saja melakukan pembelahan secara terus-menerus sehingga terja penumpukan sel baru, karena adanya penumpukan sel maka itu dapat merusak jaringan normal dan merusak organ yang ditempatinya.

kanker dan penyebabnya
kanker dan penyebabnya
Tentunya membaca gambaran diatas, memang kita harus berhati-hati karena ternyata jumlah pengidap kanker di indonesia selalu menunjukkan peningkatan tiap tahunnya ini dilihat dari banyaknya angka kematian karena kanker. Kemudian yang bisa diobati hanya beberapa jenis kanker saja, apalagi hanya berada pada stadium dini. Jadi, keberhasilan dalam pengobatan juga dipengaruhi oleh jenis dan stadium kanker serta usaha penderita untuk ingin sembuh.

Kita tak perlu takut akan kanker, kita hanya perlu khawatir dan dibarengi dengan usaha hidup sehat, kanker masih menjadi pusat perhatian yang terus diteliti oleh kalangan rumah sakit dan akademis, ditemukan beberapa faktor penyebab penyakit kanker diantaranya:

1. Adanya pancaran radiasi yang terlalu berlebihan mengenai kulit
2. Adanya bahan kimia seperti tar rokok dan bahan kimia yang ada diindustri
3. Adanya virus HPV (Human Papilloma Virus)
4. Adanya pemberian hormon secara berlebihan seperti pil KB
5. Adanya benturan atau gesekan pada tubuh dengan terus menerus berulang pada waktu yang lama
6. Makanan yang diawetkan dengan bahan pewarna
7. Parasit yang ada pada keong tanaman
8. Karena Infeksi kronis seperti gigi yang berlubang atau radang yang menahun seperti adanya keputihan di rahim wanita

Demikianlah artikel “Sekilas tentang kanker dan penyebabnya yang wajib dibaca“, tentunya kanker sulit untuk dihindari karena pada usia lebih 40 an sudah rentan terserang kanker, dan anda tak perlu khawatir selama kita bisa menjaga pola hidup sehat maka kita akan semakin kecil peluangnya terserang penyakit terutama penyakit kanker. Sekian dan terimakasih, salam dari dr. Kanker

Categories
Uncategorized

Bagaimana Perkembangan Kanker di dalam Tubuh Kita

Bagaimana Perkembangan Kanker di dalam Tubuh Kita. Di Dalam tubuh yang sehat, gen akan bekerjasama untuk mengatur pembelahan sel dan memastikan bahwa setiap sel baru akan hadir di dalam replikasi sel induknya. Dengan demikian di dalam tubuh sehat, sel baru menggantikan sel lama/ mati, dan juga memperbaiki yang sudah rusak.
Kanker disebabkan oleh adanya ketidaknormalan yang terjadi saat terjadi proses pembelahan dan pembaharuan sel dimana prosesnya berjalan di luar kontrol. Pengontrolan terhadap pembelahan sel tidak ada, sehingga membentuk benjolan yang disebut tumor. Pada waktu sel yang tidak normal tumbuh, maka pembuluh darah akan memberi gizi ke tumor untuk membantu pertumbuhannya. Dan akhirnya tumor akan melakukan serangan kepada  jaringan sehat dan mulai menyebar serta membesar dan disebutlah tumor ganas atau kanker.
perkembangan kanker dalam tubuh
Perkembangan Pembentukan Kanker
Ada beberapa penyebab yang membantu perkembangan kanker diantaranya faktor imun, faktor genetik dan faktor makanan.
perkembangan kanker dalam tubuh
Pengaruh makanan dengan kanker
Faktor Imun: Pada tubuh yang sehat, terdapat sistem imunitas yang kuat, sistem imun inilah yang bertugas memusnahkan sel asing yang masuk dalam tubuh., hanya saja ketika sistem imun tidak bekerja dengan baik maka akan memungkinkan sel tumur akan bertumbuh dan berkembang.
Faktor Genetik: Hal ini disebabkan karena silsilah keturunan dimana pernah salah satu dari keturunan kita mengidap kanker, ini sangat beresiko di banding seseorang yang dalam keturunannya tidak pernah mengidap kanker.
Faktor Makanan: Memang terdapat makanan yang dapat memicu terjadinya kanker dan bisa saja meningkatkan perkembangannya serta melindungi perkembangannya. Ada yang dikatakan initiator, diantaranya daging yang diasap, ikan dan makanan-makanan yang diasinkan seperti acar, ikan asin dapat mengakibatkan kanker lambung karena mengandung nitrosamine yang karsinogenik. Dan yang menjadi inisiator yang akan membantu perkembangan kanker yaitu mengonsumsi lemak dan alkohol secara berlebihan.
Demikianlah artikel tentang “Bagaimana Perkembangan Kanker di dalam Tubuh Kita” salam dokter kanker
Categories
Uncategorized

Kumpulan Seni Pertunjukan Daerah

Kumpulan Seni Pertunjukan Daerah | Baiklah, kita akan mengulas seni pertunjukan daerah, anda sudah tahu tidak dengan seni pertunjukan daerah? Kalau belum tahu, mari kita ulas satu persatu, yaitu:
– Banjet
Seni pertunjukan tradisional rakyat Jawa Barat bagian utara.
– Kethoprak
Seni pertunjukan atau sandiwara tradisional rakyat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, di mana sumber ceritanya berdasarkan babad, sejarah, atau cerita rakyat, dan pementasannya diiringi musik gamelan disertai tembang atau lagu dan tari-tarian.
– Lengguk
Seni pertunjukan berupa tari dan nyanyian rakyat di Jawa Tengah, di mana pertunjukannya diiringi rebana, di mana pertunjukannya diiringi rebana. Lagu-lagu yang dinyanyikan dalam pementasan rakyat tersebut berisi petuah atau ajaran yang bersumber dari agama Islam. Seni pertunjukan lengguk mirip dengan rudal,
– Lenong
Seni pertunjukan Rakyat Betawi atau Jakarta berupa sandiwara dengan iringan gambang kromong.
Seni Pertunjukan Daerah
– Ludruk
Seni pertunjukan rakyat Jawa Timur berupa Sandiwara yang dipertunjukkan dengan iringan gamelan disertai tembang atau lagu dan tari-tarian. Cerita yang disajikan biasanya didasarkan pada cerita sehari-hari atau juga mengambil cerita dari tokoh-tokoh terkenal masa lampau.
– Makyong
Seni pertunjukan tradisional rakyat yang berasal dari Pulau Bintan, Kepulauan Riau, di mana pertunjukannya dilaksanakan sekitar 3 jam, baik pada siang maupun malam hari. Para pemain makyong berjumlah sekitar 15 orang lelaki dan wanita yang kesemuanya mengenakan topeng.
– Mamanda
Seni pertunjukan tradisional rakyat yang berasal dari Kalimantan Selatan yang lebih banyak bersifat komedi. Ceritanya pada umumnya menggambarkan pertentangan antara penguasa yang kurang bijaksana dengan warga masyarakat yang baik.
– Opak Alang
Seni pertunjukan tradisional rakyat yang biasa dipertunjukkan dan ditonton oleh rakyat Jawa Tengah bagian utara, Seni pertunjukan ini mirip dengan kethoprak, namun musik penggiringnya hanya rebana.
– Randal
Seni pertunjukan tradisional rakyat Sumatra Barat berupa tarian yang dibawakan oleh sekelompok orang yang berkeliling membentuk lingkaran dan menarikkannya sambil bernyanyi dan bertepuk tangan berkeliling, membentuk dan merupakan medium cerita “kaba” yakni prosa berirama minangkabau yang dapat dilagukan atau didendangkan.
– Reog
Seni pertunjukan tradisional rakyat yang berasal dari daerah Ponorogo, Jawa Timur. Semua pemainnya adalah lelaki dan penari utamanya mengenakan topeng besar berupa kepala singa atau macan dengan hiasan bulu-bulu burung merak yang disebut Dadak Merak. Para penari lainnya mengenakan topeng dan berkuda lumping. Seni reog diiringi dengan gamelan yang dinamis, sehingga pertunjukan reog terlihat atraktif dan kerap diselingi dengan aneka permainan yang mengandung unsur magis dan juga keterampilan.
Cerita reog berdasarkan cerita rakyat tentang Prabu Kala Sewandono yang sakti mandraguna yang berhasil mengalahkan raja Singo Barong.
– Rudat
Seni pertunjukan berupa tari dan nyanyian rakyat di Jawa Barat, di mana pertunjukannya diiringi rebana. Lagu-lagu yang dinyanyikan dalam pementasan rakyat tersebut berisi petuah atau ajaran yang bersumber dari agama Islam. Seni pertunjukan rudat mirip dengan lengguk.
– Sintren
Seni pertunjukan tradisional rakyat Jawa Tengah, khususnya rakyat pantai Jawa Tengah sebelah utara, yang mengandung unsur mistis atau gaib. Pemain utamnya biasanya dimanikan oleh seorang gadis belasan tahun yang menari dalam keadaan kesurupan, sementara gadis-gadis lainnya berfungsi sebagai penggiring nyanyian. Musik penggiringnya adalah angklung atau bumbung dan gong.
– Srandul
Seni pertunjukan tradisional rakyat Jawa Tengah yang mirip dengan kethoprak, namun lebih sederhana. Pertunjukan srandul biasanya dilakukan di halaman rumah, tidak di pentas atau panggung seperti halnya kethoprak.
– Tarling.
Berasal dari kata gitar dan suling. Tarling merupakan seni pertunjukan musik rakyat yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat).
– Wayang Golek
Seni pertunjukan wayang yang berasal dari Jawa Barat. Wayang dibuat dari kayu, berupa boneka kayu yang dimainkan oleh seorang dalang. Musik penggiringnya berupa gamelan dan para penyanyinya dinamaka n sinden. Sumber cerita wayang golek berasal dari kitab Ramayana dan Mahabarata.
– Wayang Kulit.
Seni pertunjukan wayang yang berasal dari Jawa Tengah. Wayang dibuat dari kulit, biasanya kulit kerbau atau sapi yang ditatah dan diberi warna, yang dimainkan oleh seorang dalang. Musik penggiringnya berupa gamelan dan para penyanyinya dinamakan sinden atau waranggono. Sumber cerita wayang kulit berasal dari kitab Ramayana dan Mahabarata. Wayang kulit disebut pula wayang purwo.
– Wayang orang
Seni pertunjukan wayang yang berasal dari Jawa Tengah. Para pemainnya mengenakan pakaian serta atribut khas. Musik penggiringnya berupa gamelan dan para penyanyinya dinamakan sinden atau waranggono. Sumber cerita wayang orang berasal dari kitab Ramayana dan Mahabarata. 
Wayang orang disebut pula wayang wong. Kata wong berasal dari bahasa Jawa yang berarti orang.
– Wayang Sadat
Seni pertunjukan wayang yang berasal dari Jawa Tengah yang merupakan sarana dakwah agama Islam. Wayang dibuat dari kulit, biasanya kulit kerbau atau sapi yang ditatah dan diberi warna, yang dimainkan oleh seorang dalang. Musik penggiringnya berupa gamelan. Dalang dan para pemain musik, dinamakan nayaga, semuanya mengenakan serban. Wayang sadat mengisahkan sepak terjang dan perjuangan para awali dari kerajaan Demak hingga kerajaan Pajang dalam rangka menyebarluaskan agama Islam.
Categories
Uncategorized

Bangunan-Bangunan Untuk Mengenang Pahlawan Indonesia

Bangunan-Bangunan Untuk Mengenang Pahlawan Indonesia | Baik kawan-kawan sekalian, sudah tahu tidak dengan bangunan-bangunan yang dibuat oleh pemerintah untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan dan pejuang Indonesia. Berikut bangunan-bangunannya:
Monumen Ahmad Yani
Monumen yang terletak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, itu dibuat untuk mengenang jasa, pengabdian, dan perjuangan Jenderal Anumerta Ahmad Yani untuk menjadi contoh teladan bagi generasi penerus Indonesia, terutama para prajurit Tentara Nasional Indonesia.
– Monumen Dokter Karyadi
Monumen yang dibangun di Semarang, Jawa Tengah, tersebut untuk mengenang jasa dan perjuangan dr. Karyadi dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang (15 hingga 20 Oktober 1945). Dr. Karyadi gugur setelah ditembak tentara Jepang ketika tengah memeriksa cadangan air minum yang menurut cerita yang beredar sudah diracuni pasukan Jepang di daerah Candi, Semarang.
Monumen Garuda Pancasila.
Monumen di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang dibuat untuk mengenang perlawanan heroik rakyat yang bersatu padu dengan tentara Republik Indonesia dalam menghadapi pasukan Belanda pada tahun 1948/1949.
Monumen Gerakan Banteng Nasional.
Monumen yang berada di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Monumen berupa patung Jenderal Ahmad Yani yang berdiri tegak membawa tongkat komando, rakyat, dan tentara. Patung tersebut terletak pada tugu berbentuk persegi empat di mana pada bagian atas tugu berbentuk trapesium.
– Monumen Jogja Kembali (Monjall)
Monumen berbentuk bangunan besar berkerucut yang berada di Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di dalam monumen dilengkapi dengan museum, patung-patung, dan diorama pertempuran Serangan Umum (SU) 1 Maret 1949.
Monumen Nasional (Monas)
Monumen yang menjadi lambang Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya itu berdiri di kita Jakarta. Di dalamnya dilengkapi dengan museum dan diorama yang menggambarkan perjuangan rakyat Indonesia. Di puncak monumen terdapat pahatan menggambarkan nyala api yang terbuat dari Emas.
– Monumen Nilai-nilai 1945
Disebut pula Monumen Jenderal Sudirman yang didirikan di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Monumen berbentuk patung Panglima Besar Jenderal Sudirman membawa tongkat yang berdiri di atas sebuah tugu.
– Monumen Palagan Ambarawa
Monumen didirikan di kota Ambarawa, Jawa Tengah, yang dibuat untuk mengenang pertempuran empat hari empat malam, tanggal 12 hingga 15 Desember 1945, antara pasukan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) di bawah pimpinan Kolonel Sudirman melawan pasukan sekutu di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Bethel. Dalam peperangan tersebut pasukan TKR berhasil memukul mundur pasukan Sekutu yang melejitkan nama Kolonel Sudirman sebagai sosok pemimpin Kharismatik.
– Monumen Pancasila Sakti
Didirikan di daerah Lubang Buaya, Jakarta Timur, DKI Jakarta Raya, tidak jauh dari tempat penyiksaan dan pembunuhan tujuh Pahlawan Revolusi oleh anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI). Monumen didirikan untuk mengenang tujuh pahlawan revolusi yang gugur akibat pengkhianatan dan keganasan G30S/PKI tersebut.
– Monumen Perjuangan 3 Oktober 1945
Monumen yang didirikan di Kecamatan Pekalongan Barat, Pekalonga, Jawa Tengah. Monumen berbentuk tiga orang pejuang: seorang dengan sikap membawa pistol dan menurunkan bendera dan dua orang siap siaga untuk menyerang musuh.
– Monumen Perjuangan Lemah Abang.
Berada di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, ini berbentuk segi empat dengan bagian atas lebih kecil dibanding bagian bawah. Di puncak monumen terdapat Garuda Pancasila dan di bagian bawah terdapat 3 patung pahlawan nasional yang berasal dari Salatiga, yaitu Brigadir Jenderal SUdiarto, Laksamana Muda Laut Yosaphat Sudarso, dan Marsekal Udara Mas Agustinus Adi Sucipto.
– Monumen Proklamator ‘SOekarno-Hatta’
Monumen yang berada di Daerah khusus Ibukota Jakarta Raya yang dibuat untuk mengenang dua Proklamator Indonesia, Ir. SOekarno dan Drs. Mohammad Hatta.
– Monumean Pruputan.
Monumen yang didirikan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Bentuk monumen berupa tiga orang pejuang yang terdiri seorang pejuang membawa mesiu, seorang pemuda membawa bambu runcing, dan seorang perempuan muda berada di belakangnya. Ketiga patung menggambarkan para pemuda dan pemudi Indonesia yang siap dan rela berjuang demi negeri Indonesia Tercinta.
– Monumen Radio Republik Indonesia.
Monumen yang berada di daerah Jenawai, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Monumen berupa tugu segi lima yang meruncing ke atas.
– Monumen Slamet Riyadi.
Monumen yang berada di kota Surakarta, Jawa Tengah, untuk mengenang jasa, perjuangan dan pengabdian Letnan Kolonel Slamet Riyadi. Di tempat monumen terdiri pada tahun 1948 merupakan markas besar pasukan Slamet Riyadi dalam menghadapi pasukan Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia.
Letnan Kolonel Slamet Riyadi gugur ketika memimpin pasukan TNI ketika merebut benteng New Victoria yang dikuasai para pemberontak Republik Maluku Selatan (RMS) pada tahun 1950.
– Monumen Tentara Pelajar.
Monumen yang didirikan di daerah Banjarnegara, Jawa Tengah. Monumen berbentuk tugu pendek bersusun yang berbentu trapesium.
– Monumen Tidar.
Monumen yang berada di Kecamatan Magelang Selatan, Magelang, Jawa Tengah. Monumen berbentuk patung lima prajurit membawa senapan mesiu dan seorang membawa bendera.
– Monumen Tugu Bambu Runcing
Monumen yang berada di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Monumen berbentuk bambu runcing, di mana di bagian bawah terdapat dua patung orang membawa bambu runcing, seorang lelaki dan perempuan membawa senapan.
– Monumen W.R Supratman.
Monumen berbentuk patung Wage Rudolf Supratman di atas tugu berbentuk persegi empat dengan tangan bersiap seolah tengah memimpin suatu lagu yang berada di kota Purworejo, Jawa Tengah. Purworejo diyakini berbagai pihak sebagai kota kelahiran Wage Rudolf Supratman meski beberapa pihak lainnya menganggap pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya itu dilahirkan di Jakarta.
– Monumen Wongsonegoro
Monumen yang didiriakn di kota Semarang, Jawa Tengah, untuk mengenang jasa dan perjuangan K.R.M Wongsonegoro dalam pertempuran lima hari (14 hingga 20 oktober 1945) di Semarang.
– Monumen Yos Sudarso
Monumen yang didirikan di Kecamatan Tegal Barat, Tegal, Jawa Tengah. Monumen berbentuk patung setengah dada Yos Sudarso di atas landasan segi empat, di mana setiap sisinya terdapat relief dan prasasti. Monumen tersebut dibangun untuk mengenang jasa, pengabdian dan perjuangan heroik Laksamanan Muda Yosaphat Sudarso yang gugur selaku pahlawan dalam pertempuran melawan pasukan Belanda di Laut Aru pada tanggal 15 Januari 1962.
– Museum Perjuangan
Museum yang didirikan di daerah Istimewa Yogyakarta.
– Museum Satria Mandala
Museum yang berada di Daerah khusus Ibukota Jakarta Raya.
– Patung Gubernur Suryo.
Sebuah patung yang menggambarkan sosok R.M. Suryo di Ngawi, Jawa Timur, yang dibuat untuk mengenang jasa-jasa dan perjuangan R.M. Suryo wafat setelah dihadang dan dibunuh gerombolan PKI (Partai Komunis Indonesia).
Patung Jenderal Sudirman
Sebuah Patung yang menggambarkan sosok Panglima besar Jenderal Sudirman yang didirikan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Patung itu di buat untuk mengenang jasa, pengabdian dan perjuangan yang dilakukan Panglima Besar Jenderal Sudirman bagi tanah air Indonesia.
– Taman Dayeuh Kolot
Sebuah taman yang berada di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang dibuat untuk mengenang jasa-jasa dan keberanian luar biasa Muhammad Toha dan Muhammad Ramdan yang berhasil meledakkan gudang mesiu Belanda di Bandung.
– Taman Margarana.
Sebuah taman di Bali, yang dibuat untuk mengenan peristiwa heroik pasukan ciung Wanara pimpinan Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai melawan pasukan Belanda. Pasukan CIung Wanara melakukan puputan atau perang hingga titik darah penghabisan di Margarana, Bali, pada tanggal 18 November 1946.
– Tugu Muda
Sebuah tugu yang dibangun di kota Semarang, Jawa Tengah, untuk mengenang pertempuran Lima Hari (15 hingga 20 Oktober 1945) di Semarang.
– Tugu Pahlawan
Sebuah tugu yang dibangun di Surabaya, Jawa TImur, untuk mengenang keberanian dan keperwiraan arek-arek Surabaya dalam menghadapi serangan pasukan Sekutu pada tanggal 10 November 1945.
Categories
Uncategorized

Mengenal Atribut Negara Republik Indonesia

Atribut Negara Republik Indonesia | Dasar negara adalah Pancasila. Panca berarti lima dan sila berarti asas. Penggali falsafah Pancasila adalah Ir. Soekarno.
Rumusan masalah dasar negara Indonesia ini muncul pertama kali sewaktu dilaksanakannya sidang pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 29 Mei 1945 -1 Juni 1945.
Tokoh-tokoh Nasional Indonesia yang memaparkan Asas Dasar Negara Republik Indonesia adalah:
1. Mr. Muhammad Yamin.
2. Prof. Dr. Soepomo, dan
3. Ir. Soekarno.
Sewaktu masa reses atau istirahat selama sebulan, dibentuklah Panitia Sembilan yang diketuai Ir. Soekarno yang berhasil menghasilkan rumusan yang menggambarkan asas dan tujuan pembentukan negara Indonesia merdeka yang kemudian ditandatangani pada tanggal 22 Juni 1945. Oleh Mr. Muhammad Yamin, hasil rumusan Panitia Sembilan tersebut dinamakan Piagam Jakarta atau Jakarta Charter.
Namun demikian masih terdapat satu ganjalan di dalam bunyi salah satu asas dalam falsafah negara berdasarkan Piagam Jakarta tersebut. Sila pertama itu berbunyi. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Beberapa pihak merasa keberatan dengan bunyi sila tersebut. Akhirnya, atas saran dan pendapat 4 tokoh Islam Indonesia, yaitu K.H. Wachid Hasyim, Kasman Singodimejo, Teuku Mohammad Hassan dan Ki Bagus Hadikusumo, bunyi sila pertama itu berubah menjadi : Ketuhanan Yang Maha Esa.
Teks Pancasila yang akhirnya disetujui seluruh komponen anak bangsa Indonesia, seperti yang tertulis pada alinea ke-4 Undang-undang Dasar 1945, adalah:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa,
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
5. Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Lambang Negara
Lambang Negara Republik Indonesia adalah Garuda Pancasila, yakni sublimasi gambar burung garuda yang menengok ke arah kanan dengan kedua sayap terbentang, dan kedua cakarnya mencengkeram pita bertuliskan Bhineka Tunggal Ika.
Lambang negara Indonesia
Gambar Garuda diambil dari khazanah peradaban bangsa Indonesia. Gambar Garuda terdapat pada beberapa candi, di antaranya candi Prambanan, Dieng, dan Panataran, sebagai lambang tenaga pembangunan seperti dikenal pada peradaban bangsa Indonesia.
Lambang Garuda Pancasila ditetapkan sebagai lambang negara dalam Peraturan Pemerintah No.66 tahun 1951 tanggal 17 Oktober 1951. Penggunaannya diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 43 tahun 1958.
Penjelasan tentang Lambang Negara.
1. Lambang Garuda Pancasila seluruhnya berwarna kuning emas.
2. Jumlah bulu-bulu pada lambang Garuda Pancasila, adalah:
– Bulu pada tiap-tiap sayap berjumlah 17 melambangkan tanggal proklamasi.
– Bulu pada ekor berjumlah 8 melambangkan bulan proklamasi, yakni bulan agustus.
– Bulu di bawah perisai berjumlah 19, dan
– Bulu pada leher berjumlah 45 melambangkan tahun proklamasi, yakni 1945.
3. Pada leher Garuda tergantung dengan rantai sebuah perisai berupa jantung, di mana di dalam perisai terdapat gambar-gambar yang melambangkan Pancasila, yaitu:
– Bintang bersudut lima berwarna kuning emas, melambangkan sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.
– Rantai baja berwarna kuning emas, melambangkan sila kedua, yaitu: Kemanusiaan yang adil dan beradab.
– Pohon beringin berwarna hijau, melambangkan sila ketiga, yaitu: Persatuan Indonesia.
– Kepala banteng berwarna hitam, melambangkan sila keempat, yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan.
– Padi berwarna kuning emas dan kapas berwarna hijau-putih, melambangkan sila kelima, yaitu : Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
4. Warna latar belakang pada gambar kepala banteng dan gambar rantai baja adalah merah, sedangkan warna latar belakang pada gambar pohon beringin dan gambar padi dan kapas adalah putih. Warna-warna itu melambangkan warna bendera nasional bangsa Indonesia, yakni merah putih.
5. Di tengah perisai terdapat garis tebal yang melambangkan bahwa Indonesia di lalui khatulistiwa.
6. Dua kaki Garuda Pancasila mencengkeram sebuah pita melengkung ke atas. Pada pita terdapat tulisan berhuruf latin dalam bahasa Jawa Kuno berbunyi:
Bhinneka Tunggal Ika.
– Kata Bhinneka berasal dari kata Bhina yang berarti beda, dan ika berarti itu.
– Kata Tunggal berarti satu.
– Kata ika berarti itu
– Arti secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika adalah beda itu (tetapi) satu itu.
Makna yang dimaksudkan dengan kalimat Bhinneka Tunggal Ika adalah berbeda-beda tetapi satu jua. Makna lebih jauh adalah bangsa Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku, adat-istiadat, agama, bahasa daerah, kesenian, namun tetap merupakan satu kebudayaan nasional dengan satu bahasa nasional.
Kalimat Bhinneka Tunggal Ika diambil dari kitab Sutasoma karangan Empu Tantular. Kalimat selengkapnya tulisan Empu Tantular tersebut adalah Siwatattwa Lawan Buddhatattwa tunggal, bhinneka tunggal ika, tanhana dharma mangrwa. Artinya, Syiwa dan Budha itu satu, dibedakan tetapi satu, tidak ada ajaran yang bersifat mendua.
Bendera.
bendera merah putih
Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Sang saka merah putih, merah berarti berani dan putih berarti suci.
Bahasa Negara
Bahasa negara yang mempersatukan segenap rakyat Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, adalah Bahasa Indonesia, meski untuk bertutur sehari-hari mayoritas penduduk berbahasa daerah masing-masing selaku bahasa ibu.
Lagu kebangsaan.
Lagu kebangsaan Indonesia adalah Indonesia Raya. Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman, sekitar tahun 1924 dan diperdengarkan untuk pertama kali pada kongres Pemuda Indonesia II yang dilangsungkan di Jakarta pada tanggal 28 Oktober 1928.
Demikianlah artikel tentang “Mengenal Atribut Negara Republik Indonesia“. Semoga ini bermanfaat..
Categories
Uncategorized

Perjalanan Hidup Napoleon Bonaparte, Sang Kaisar Prancis

Perjalanan Hidup Napoleon Bonaparte | Napoleon Bonaparte, jenderal dan Kaisar Prancis yang termasyhur, lahir pada 1769 di kota Ajaccio, Korsika. Semula Pulau Corsika adalah milik italia, tapi telah berubah menjadi milik Prancis, setahun sebelum Napoleon lahir. Dengan demikian, Napoleon terhitung sebagai warga Prancis.
Napoleon adalah anak laki-laki nomor dua dari delapan bersaudara. Dia masih keturunan bangsa Italia. Ayah Napoleon meninggal di saat ia masih berusia enam belas tahun. Napoleon melanjutkan pendidikan di Akademi Militer Paris selama dua tahun dan lulus pada tahun 1785 dengan pangkat letnan dua. Napoleon adalah seorang bertubuh pendek, pendiam, tapi sangat ambisius. Sifat inilah yang kelak mengantarkannya menjadi penguasa Prancis.
Napoleon Bonaparte
Revolusi Prancis pecah pada 14 Juli 1789. Pada saat itu rakyat Perancis berontak untuk mengakhiri kekuasaan Raja Louis XVI yang lalim dan menyengsarakan rakyat. Raja Louis XVI dipenjarakan dan Perancis mengalami berbagai bentuk sistem pemerintahan yang berdasarkan konstituante. Pada saat itu, Napoleon adalah seorang perwira muda yang turut berjuang untuk menumpas kaum pendukung raja di berbagai daerah. Pada tahun 1793 ia berhasil mendapat kemenangan gemilang di Normandia, Bordeaux, Lyon, Marsaille, dan Toulon ( yang saat itu sempat dikuasai oleh Inggris). Atas jasanya itu, pada tahun 1796 ia kemudian diangkat sebagai panglima pasukan Perancis di Italia.
Saat itu pemerintahan baru Perancis juga terlibat peperangan dengan beberapa negara lain, dan Napoleon mempunyai andil yang sangat besar dalam kemenangan-kemenangan yang berhasil diraih oleh Perancis. Antara tahun 1796-1797, Napoleon mendapat banyak kemenangan yang semakin memperluas wilayah Perancis.
Pada tahun 1798, dengan membawa 40 ribu pasukan. Napoleon menyerbu Mesir. Pasukan Napoleon banyak mendapat kemenangan di darat, namun pada tahun 1799 angkatan laut inggris berhasil mengalahkan Napoleon. Pada Oktober 1799, Napoleon kembali ke Perancis. Saat itu pemerintahan sedang kacau karena banyaknya upaya kudeta. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Napoleon. Saat itu reputasi Napoleon sedang berada diatas angin. Rakyak mengelu-elukannya serta menganggapnya sebagai pahlawan Perancis dan melupakan kegagalannya di Mesir. Napoleon yang saat itu menjabat panglima militer, bekerja sama dengan Abbe sieyes, seorang tokoh revolusi Prancis dan adiknya sendiri, Luciem Napolean sebagai ketua dewan legislatif, melakukan sebuah kup. Langkah politik ini melahirkan pemerintahan baru yang disebut consulate, dimana Napoleon berkuasa sebagai konsul pertama.
Pada awalnya langkah politik yang dilakukan di dalam negeri tampak simpatik serta mendukung ide-ide dari Revolusi Prancis. Namun, pada tahun 1804 Napoleon mengumumkan dirinya sebagai Kaisar Prancis dan mengangkat tiga saudaranya sebagai raja di beberap negara Eropa. Segera saja tampak bahwa sesungguhnya Napoleon telah mengkhianati ide dan tujuan dari Revolusi Prancis demi kepentingannya sendiri. Dengan mudah pula Napoleon berhasil membungkam lawan-lawan politiknya, bahkan mememenjarakan mereka sampai mati.
Dengan kekuasaan penuh di tangannya sebagai penguasa tunggal Prancis, segera saja Napoleon berusaha mewujudkan ambisinya untuk menguasai Eropa. Meski pada tahun 1802 Prancis sudah menandatangani perjanjian damai dengan Inggris di Amiens namun perjanjian itu batal di tahun 1803 karena sejak saat itu Prancis terus saja berperang dengan negara -negara di Eropa, termasuk Inggris. Tahun 1803 armada laut inggris berhasil mengalahkan angkatan laut Prancis di Trafalgar. Kekalahan Prancis ini membuat Napoleon mengeluarkan peraturan Continental System/stelsel di tahun 1806, yang melarang negeri-negeri dan daerah yang dikuasai untuk membeli barang dari Inggris. Upaya ini merupakan pemboikotan atas ekonomi Inggris. Inggris yang saat itu juga baru mengalami perkembangan pesat setelah Revolusi Industri menjadi binggung. Barang-barang produksi Inggris melimpah ruah, namun penjualan menjadi terhambat karena continental system yang dikeluarkan Napoleon pada banyak daerah di Eropa. Hal inilah salah satunya yang kemudian memicu Inggris untuk lebih mengembangkan perdagangannya koloni-koloninya di seberang lautan, seperti Hongkong, Singapura, Brunei, Malaysia dan India. Bahkan, sampai sekarang negara-negara di atas masih terkenal sebagai negara yang memiliki perdagangan yang kuat.
Tahun 1803-1812 merupakan puncak kejayaan Napoleon. Pada kurun waktu tersebut Prancis berhasil menguasai wilayah-wilayah lain, seperti Jerman, Austria, Italia, Belanda, Prusia, Polandia, Spanyol dan Rusia. Para penguasa di daerah-daerah tersebut ditundukkan dan digantikan oleh sekutu-sekutu atau saudara-saudara Napoleon sebagai raja.
Bintang keberuntungan tampaknya mulai redup pada tahun 1812. Pada bulan Juni 1812, Napoleon memimpin 600 ribu pasukannya yang berasal dari berbagai taklukan untuk menyerbu Rusia. Pada september 1812, Napoleon berhasi menduduki Moskow, tapi orang Rusia kemudian membumihanguskan kota itu. Setelah lima minggu, Napoleon mundur dari kota itu dengan membawa pasukannya yang lemah, kelaparan dan compang-camping. Musim dingin yang hebat di Rusia juga menjadikan pasukan Napoleon tertancap tak bergerak didera oleh musim dingin yang hebat. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh musuh-musuh Prancis. Pasukan gabungan yang terdiri dari Austria, Prusia, Jerman dan Rusia, menyerbu pasukan Napoleon di Leipzig. Pertempuran ini dikenal sebagai pertempuran antara bangsa-bangsa. Menghadapi pengepungan sedemikian rupa, pasukan napoleon yang sudah sangat lemah ini akhirnya menyerah kalah. Dari jumlah yang besar itu, kurang lebih hanya sepuluh persen pasukan Napoleon yang bertahan hidup. Pada tahun 1814 diadakan perjanjian Fonteinebleau. Napoleon dan keluarganya dipaksa meletakkan kekuasaannya dan batas negeri Prancis dikembalikan seperti batas pada tahun 1792, sebelum era Napoleon. Napoleon kemudian ditangkap dan dibuang ke Pulau Elba di lepas pantai Italia.
Pada Maret 1815 Napoleon berhasil melarikan diri, kembali ke Prancis, bahkan kembali berkuasa. Negara-negara Eropa segera bersatu untuk menghadapi Napoleon, musuh tunggul mereka. Negara-negara Inggris, Rusia, Prusia, Austria, serta Belanda bergabung dan berhasil mengalahkan Napoleon di pertempuran Waterloo. Napoleon kemudian dibuang dan dipenjara di St. Helena, sebuah pulau kecil di selatan Samudra Atlantik. Lima setengah tahun dia hidup di pulau tersebut dan meninggal pada tahun 1821 karena penyakit kanker. Berakhirlah hidup seorang penguasa yang dahulu pernah hampir menggemgam seluruh Eropa.
Categories
Uncategorized

Cara Merawat Tanaman Hias Anggrek Dendrobium

Cara Merawat Tanaman Hias Anggrek Dendrobium | Dendrobium termasuk anggrek tipe sedang yang membutuhkan suhu siang 21-24 C dan suhu malam 18-21 C. Paranet 50% dapat diberikan sebagai naungan karena dendrobium menyukai cahaya matahari sebesar 50-60%. Suhu yang dibutuhkan dendrobium saat udara dingin adalah 12-18 C, pada saat udara normal 25 C dan pada saat udara panas 21-32 C.
a. Media tanam
Media tanam tanaman hias
Banyak jenis media tanam yang dapat digunakan untuk menanam anggrek, antara lain sabut kelapa, moss, pakis, serutan kayu dan pecahan arang. Umumnya dendrobium ditanam menggunakan media tanam pakis. Alsophilagiauca. Pakis memiliki daya mengikat air, aerasi, dan drainase yang baik. Media tanam ini juga mengandung unsur hara yang dibutuhkan anggrek dan dapat melapuk secara perlahan. Arang juga baik digunakan sebagai media tanam anggrek dendrobium. Media tanam ini tidak cepat lapuk dan tidak mudah ditumbuhi cendawan, tetapi miskin zat hara dan sulit mengikat air.
Pot.
Pot yang sering digunakan untuk menanam anggrek, termasuk dendrobium adalah pot yang terbuat dari tanah liat. Pot jenis ini dapat menyerap kelebihan air sehingga anggrek dapat terhindar dari penyakit busuk akar. Pastikan pot yang digunakan memiliki lubang untuk memperlancar aerasi dan sirkulasi udara. Anggrek juga bsa di tanam menggunakan pot plastik, tetapi pot plastik tidak dapat menyerap air.
Pemupukan
Pemupukan dan penyiraman tanaman hiasPada masa pertumbuhan, dendrobium diberi pupuk dengan kandungan N tinggi atau kandungan N, P dan K seimbang, seperti Dekastar, Vitabloom, Gandasil, dan Hyponex merah. Pada masa pembungaan dendrobium diberi pupuk dengan kandungan P dan K tinggi, seperti Gandasil B dan Gaviota 67. Pada pasca pembungaan dendrobium dapat diberi pupuk dengan kandungan N tinggi atau seimbang. Dosis dan tata cara pemupukan dilakukan sesuai anjuran. Selain pupuk, dendrobium juga dapat diberi suplemen berupa vitamin yang diberikan seminggu sekali. Pemberian vitamin ini bersamaan dengan pupuk daun dengan dosis 1 ml/liter air.
Penyiraman.
Penyiraman dendrobium dapat dilakukan menggunakan air hujan ataupun air sumur. Kadar keasaman (pH) air yang baik untuk menyiram anggrek 5,6-6. Kadar pH yang tinggi pada air sumur dapat diturunkan menggunakan HCl. Waktu penyiraman yang paling baik adalah pagi hari agra air sisa penyiraman dapat cepat menguap. Sisa-sisa air bekas menyiram dapat meningkatkan kelembapan dan mendatangkan penyakit yang menyebabkan busuk akar, bahkan menyebabkan anggrek mati. Namun, pada saat cuaca cerah penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari pada pukul sembilan pagi dan pukul tiga sore. Penyiraman pada saat mendung cukup dilakukan satu kali sehari.
Repotting
Repotting pada anggrek dilakukan jika tanaman sudah tumbuh melebihi kapasitas pot, misalnya akar anggrek sudah banyak yang keluar dari pot. Repotting juga dilakukan jika media tanam pada pot sudah asam, antara lain terlihat dari media tanam yang sudah ditutupi lumut.
Berikut ini tahapan Repotting Anggrek Dendrobium.
1. Keluarkam anggrek dari pot lama. Agar lebih mudah, pot dapat direndam terlebih dahulu dalam air.
Repotting tanaman hias
2. Bersihkan media tanam yang masih menempel, kemudian potong akar yang busuk atau yang kondisinya tidak baik menggunakan alat potong yang steril.
3. Rendam tanaman selama beberapa menit dalam larutan vitamin khusus tanaman untuk mempercepat pertumbuhan akar, kemudian tanam anggrek dalam pot yang baru.
Categories
Uncategorized

Mengenal Tanaman Hias Anggrek Dendrobium

Mengenal Tanaman Hias Anggrek Dendrobium | Dendrobium
merupakan kelompok anggrek epifit terbesar di dunia, terdiri atas 1.400
spesies. Epifit adalah tanaman yang hidup menumpang di batang atau pohon lain
tanpa merusak atau merugikannya. Anggrek dendrobium hidup di daerah panas
dengan ketinggian 0- 65o meter di atas permukaan laut (dpl). Dendrobium
termasuk jenis anggrek yang paling mudah dirawat. Anggrek jenis ii berbunga
pada umur 1,5 tahun, tetapi dengan perawatan intensif dendrobium dapat berbunga
pada umur delapan bulan.
Akar.
Jenis akar pada anggrek umumnya sama, termasuk anggrek
dendrobium . Anggrek memiliki akar udara yang dapat menyerap air dari udara.
Akar udara pada anggrek memiliki zat hijau daun sehingga dapat berfotosintesis.
Sebagian anggrek juga memiliki umbi semu pada batang atau pangkal daun
(pseudobulb). Akar anggrek lunak, mudah patah, ujungnya meruncing, lengket dan
licin saat dipegang.
Batang
Batang anggrek dendrobium termasuk simpodial, yaitu batang
yang pertumbuhannya terbatas dan tidak memiliki batang utama. Bunga anggrek
tipe simpodial keluar dari ujung batang dan berbunga kembali dari anakan yang
tumbuh. Batang dendrobium dapat mengeluarkan tangkai bunga baru dari sisi-sisi
batangnya.
Daun.
Dendrobium termasuk anggrek yang memiliki bentuk daun lebar.
Bentuk daun yang lebar membuat proses fotosintesis dan transpirasi semakin
cepat. Kondisi ini membuat dendrobium menjadi lebih cepat berbunga dibandingkan
dengan anggrek yang berdaun sempit seperti Renanthera matutina dan Vanda
hookeriana.
Bunga
Dendrobium memiliki sepal (kelopak) bunga berbentuk
segitiga. Bagian dasar bunga dendrobium bersatu membentuk taji. Petal (mahkota)
bunga dendrobium biasanya lebih tipis dari kelopaknya dan bibirnya terbelah.
Dendrobium memiliki kuntum bunga berjumlah banyak dalam satu tangkai. Warna
bunganya menarik dan beraneka ragam. Bunga denrobium dapat mekar selama dua
minggu.
Buah
Buah Anggrek dendrobium berbentuk kapsul dan akan matang
dalam 3-4 bulan setelah dibuahi. Ketika matang, bagian tengah buah anggrek akan
pecah.

Demikianlah artikel tentang “Mengenal Tanaman Hias Anggrek
Dendrobium
”, semoga ini  bermanfaat bagi
para pecinta tanaman hias. Kemudian jika anda ingin tahu cara merawat tanaman
hias Anggrek Dendrobium? Silahkan baca artikelnya.
Categories
Uncategorized

Perjalanan Hidup Sultan Ageng Tirtayasa Melawan Penjajah

Perjalanan Hidup Sultan Ageng Tirtayasa Melawan Penjajah | Selama masa pemerintahannya di Kesultanan Banten (1651-1682), sosok pahwlawan ini menghimpun kekuatan untuk melawan Belanda. Ia juga membuat Banten sebagai Kesultanan Islam yang makmur. Salah satunya adalah mendirikan keraton baru di Dusun Tirtasa yang terletak di Kabupaten Serang. Sejak itulah, ia mendapat gelar Sultan Ageng Tirtayasa.
Usaha Sultan Ageng Tirtayasa Melawan Belanda
Sultan Ageng Tirtayasa memerintahkan rakyatnya untuk menentang VOC (Belanda). Apalagi pada waktu itu VOC menerapkan monopoli perdagangan yang merugikan Kesultanan Banten. Sultan Ageng Tirtayasa dengan terang-terangan menolak kerja sama. Ia lalu menjadikan Banten sebagai pelabuhan terbuka. Ia juga memimpin rakyatnya untuk melakukan serangan-serangan gerilya untuk melumpuhkan Belanda.
Keberhasilan kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa dibuktikan dengan membongkar blokade laut Belanda. Banyak kapal dan perkebunan milik Belanda yang berhasil dirusak dan dirampas. Tentu saja, hal ini sangat merugikan VOC. Ditambah lagi keberhasilan Sultan Ageng Tirtayasa menjalin kerja sama dagang dengan bangsa-bangsa Eropa, seperti Denmark dan Inggris. Kesultanan Banten menjadi makmur dengan pertahanan yang kuat.
Belanda merasa kesulitan untuk menundukkan kekuatan Banten. Akhirnya, Belanda menggunakan siasat adu domba untuk mengalahkan Sultan Ageng Tirtayasa. Siasat itu dengan cara menghasut Sultan Haji, anak tertua Sultan Ageng Tirtayasa. Saat itu di Kesultanan Banten sedang terjadi sengketa antara kedua putra Sultan Ageng Tirtayasa, yaitu Sultan Haji dan Pangeran Purbaya. Belanda tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Sultan Haji yang dihasut oleh Belanda untuk menyingkirkan Sultan Ageng Tirtayasa. Sultan Haji akhirnya terhasut. Ia mengira ayahnya akan memberikan kekuasaannya kepada Pangeran Purbaya, adiknya. Semua itu menimbulkan perang keluarga.
Sultan Haji bekerja sama dengan Belanda merebut kekuasaan di Kesultanan Banten. Saat Sultan Ageng Tirtayasa mengepung pasukan Sultan Haji di Banten. Belanda segera membantunya dengan mengirim pasukan yang dipimpin oleh Kapten Tack de Saint Martin. Kerja sama antara Sultan Haji dan Belanda akhirnya dapat mengalahkan Sultan Ageng Tirtayasa.
Pada tahun 1683, Sultan Ageng Tirtayasa berhasil ditangkap dan dibuang ke Batavia. Sultan Ageng Tirtayasa akhirnya meninggal dunia di dalam penjara. Beliau lalu di makamkan di komplek pemakaman raja-raja Banten yang terletak di sebelah utara Masjid Agung Banten.
Categories
Uncategorized

Perjalanan Hidup Pangeran Diponegoro Melawan Menjajah

Perjalanan Hidup Pangeran Diponegoro Melawan Menjajah | Mengapa beliau menolak menjadi Raja ?? Menginjak usia dewasa, Raden Mas Ontowiryo dipanggil ayahnya untuk menghadap Sultan Hamengkubuwono III yang pada saat itu masih menjabat menjadi Raja Mataram di Yogyakarta. Beliau meminta Raden Mas Ontowiryo untuk menggantikan kedudukannya sebagai Raja Mataram. Tetapi, Raden Mas Ontowiryo menolak keinginan ayahnya mengingat ibunya adalah seorang selir, bukan permaisuri.
Ia lebih menyukai kehidupan keagamaan dan dekat dengan rakyat sehingga ia lebih suka tinggal di Tegalrejo, tempat tinggal eyang buyutnya, yaitu Ratu Ageng Tegalrejo.
Pangeran Diponegoro
Pangeran Diponegoro
Mengapa beliau lebih dikenal dengan nama Pangeran Diponegoro?
Ia sangat menentang kekuasaan Belanda di tanah Jawa. Ia juga tidak setuju dengan sikap sultan yang membiarkan Belanda ikut campur dalam urusan kerajaan di Yogyakarta.
Sikap pemerintah Belanda yang memasang patok di tanah milik eyang buyutnya di Tegalrejo membuat Raden Mas Ontowiryo marah besar. Ditambah lagi, dengan sikap Belanda yang tidak menghormati adat-istiadat setempat dan membebani rakyat dengan pajak besar memicu terjadinya Perang Diponegoro.
Sikap Raden Mas Ontowiryo yang secara terbuka menentang Belanda mendapat dukungan dari Rakyat. Ia pun meninggalkan Desa Tegalrejo menuju Goa Selarong untuk membentuk laskar melawan Belanda.
Akhirnya, pada tahun 1825 meletuslah Perang Diponegoro dengan taktik perang gerilya. Sejak saat itu, nama Raden Mas Ontowiryo menjadi Pangeran Diponegoro.
Bagaimana usaha beliau untuk melawan Belanda?
Selama perang Diponegoro berkobar, Belanda mengalami kerugian 15.000 tentara dan uang sejumlah 20 juta gulden (mata uang Belanda).
Dukungan perjuangan untuk Pangeran Diponegoro semakin meluas. Para pangeran dan ulama ikut serta dalam perang itu. Perang itu didukung oleh 15 pangeran dan 41 bupati. Rakyat petani pun ikut serta dalam perang itu.
Seorang ulama besar pada masa itu yang bernama Kiai Mojo dan Sentot Alibsyah Prawiradirdjo ikut serta bergerilya dalam perang Diponegoro. Belanda kewalahan menghadapi pasukan Pangeran Diponegoro.
Belanda mengubah taktiknya. Pada 7 Agustus 1825 dan 14 Agustus 1825, Belanda menawarkan perdamaian. Ajakan itu tidak mendapat tanggapan dari Pangeran Diponegoro. Kemudian, Belanda menyediakan uang 20.000 ringgit (mata uang Indonesia pada saat itu) bagi siapa saja yang bisa menangkap Pangeran Diponegoro hidup atau mati. Tetapi, usaha Belanda tersebut gagal karena rakyat lebih memilih setia kepada Pangeran Diponegoro.
Sementara itu, Pangeran Diponegoro dan Kiai Mojo terus bergerilya di berbagai medan perang, seperti di Kedu, Kulon Progo, Gunung Kidul, Sukowati, Semarang, Madiun, Magetan, dan Kediri. Dengan menggunakan taktik perang gerilya, Pangeran Diponegoro dan pasukannya unggul dalam perang sampai tahun 1827.
Kekalahan demi kekalahan menimpa Belanda. Pada tahun 1827, Belanda menerapkan taktik Benteng Stelsel. Taktik Benteng Stelsel diterapkan dengan cara mendirikan benteng di setiap daerah yang telah dikuasai Belanda. Setiap benteng berhubungan dengan benteng sebelumnya dan difasilitasi dengan perbekalan dan patroli serdadu yang teratur.
Taktik Benteng Stelsel membawa kemajuan dengan menyerahnya Sentot Alibsyah dan Pangeran Mangkubumi. Namun, Pangeran Diponegoro tetap tidak mau menyerah begitu saja.
Lalu, Belanda melancarkan taktik meja perundingan. Jenderal de Kock mengajak Pangeran Diponegoro untuk berunding secara rahasia. Jenderal de Kock menginstruksikan kepada Pangeran Diponegoro, bila Pangeran Diponegoro menolak diajak berunding maka akan ditangkap. Pangeran Diponegoro pun berangkat ke Magelang.
Pada 28 maret 1830, Pangeran Diponegoro menemui Jenderal de Kock di Magelang. Jenderal de Kock memaksa Pangeran Diponegora untuk menghentikan perang, tetapi Pangeran Diponegoro menolak. Akhirnya, Pangeran Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Ungaran.
Lalu, pada 11 April 1830, Pangeran Diponegoro ditawan di Stadhuis, Batavia (sekarang Jakarta). Selanjutnya, tanggal 3 mei 1830 Pangeran Diponegoro dan istrinya beserta para pengikut dibuang ke Manado dengan menggunakan kapal Pollux. Pangeran Diponegoro ditawan di benteng Amsterdam. Pada tahun 1834, Pangeran Diponegoro dipindahkan ke Benteng Rotterdam di Makassar, Sulawesi Selatan.
Pada 8 Januari 1855, Pangeran Diponegoro wafat dan dimakamkan di Kampong Jawa, Makassar, Sulawesi Selatan.