Categories
Uncategorized

Akibat Kerusakan dan Kehancuran Hutan

(Zakapedia). Akibat Kerusakan dan kehancuran hutan menimbulkan berbagai persoalan baru bagi manusia, antara lain sebagai berikut.
Kondisi kesuburan tanah menurun. 
Hutan yang lebat sangat mendukung kesuburan tanah. Daun-daun yang jatuh ke tanah akan menjadi humus sehingga menyuburkan tanah. Dengan kerusakan hutan, sumber humus berkurang dan ini menyebabkan kesuburan tanah juga berkurang.
Air tanah berkurang. 
Akar-akar tumbuhan pada hutan lebat dapat berfungsi sebagai penahan air hujan yang masuk ke dalam tanah, sehingga menjadi air cadangan dalam tanah. Pad a saat musim kemarau air cadangan tersebut akan dialirkan ke daerah-daerah di bawahnya sehingga sumur, mata air, dan sumber-sumber air lainnya tidak kering. Dengan rusaknya hutan, fungsi tersebut akan mengalami penurunan. Bahkan jika kerusakan hutan mencapai titik kritis, fungsi tersebut hilang. Akibatnya, saat musim kemarau tiba di mana-mana terjadi kekeringan.    
Peningkatan suhu bumi.
Tumbuhan hijau melalui fotosintesis dapat mengolah air dan CO2 menjadi karbohidrat dan O2. Dengan fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan hijau, ketersediaan O2 terpenuhi. Namun, penebangan hutan secara besar-besaran mengakibatkan berkurangnya tumbuhan hijau. Ini berdampak pada berkurangnya ketersediaan 02 dan meningkatnya kandungan CO2, Peningkatan kandungan CO2 menyebabkan peningkatan panas global atau panas permukaan bumi.
Flora dan fauna terancam.
Hutan merupakan sumber kekayaan alam. Dalam hutan yang lebat terdapat ribuan jenis tumbuh-tumbuhan dan ini adalah kekayaan yang tak ternilai. Penebangan hutan mengakibatkan berkurangnya kekayaan tersebut. Bahkan beberapa jenis flora mengalami kepunahan. Hutan merupakan habitat atau temp at hidup yang baik bagi fauna. Ribuan jenis fauna hidup dan tinggal di dalam hutan. Penebangan hutan menyebabkan berkurangnya habitat atau tempat fauna hidup. Akibatnya, timbul persaingan antarfauna dalam mendapatkan. makanandan temp at tinggal. Bagi fauna-fauna yang kalah bersaing, akhimya mati dan bahkan beberapa jenis fauna mengalami kepunahan.
Sekian materi tentang Akibat Kerusakan dan Kehancuran Hutan, semoga bermanfaat.
Categories
Uncategorized

Mekanisme Pertukaran Oksigen dan Karbondioksida

(Zakapedia). Mekanisme Pertukaran Oksigen dan Karbondioksida adalah rangkaian materi tentang sistem pernapasan pada manusia. Oksigen berdifusi dari alveolus ke dalam darah. Hemoglobin (Hb) sel darah merah mengikat oksigen  membentuk oksihemoglobin. Darah yang mengandung oksigen berwama merah jernih dan disebut darah bersih Oksigen diedarkan oleh darah ke seluruh jaringan dan sel tubuh. Di dalam sel tubuh, darah melepaskan oksigen sehingga oksihemoglobin kembali menjadi hemoglobin. Oksigen dilepaskan pada sel tubuh untuk digunakan pada proses respirasi sel.

Respirasi menghasilkan energi dan karbon dioksida. Karbon dioksida berdifusi dari jaringan ke dalam darah. Hemoglobin mengikat karbon dioksida membentuk karbaminohemoglobin dan selanjutnya dibawa ke paru-paru. Darah yang membawa karbon dioksida berwama merah keruh dan disebut darah kotor. Di paru-paru, karbon dioksida berdifusi masuk ke alveolus. Selanjutnya, karbon dioksida dikeluarkan melalui saluran pemapasan.
Sekian materi tentang Mekanisme Pertukaran Oksigen dan Karbondioksida, semoga bermanfaat.